Rico Waas Serahkan Hadiah Lomba Inovasi Medan

  • 12 Feb 2026 17:30 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat Seri II yang digelar Pemerintah Kota Medan melalui Badan Riset Daerah (Brida). Penyerahan berlangsung di Gedung Serbaguna PKK, Jalan Rotan, Medan Petisah, Kamis, 12 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan lomba tersebut merupakan komitmen Pemko Medan menjadikan inovasi sebagai denyut nadi pembangunan daerah. Ia menegaskan, program ini sejalan dengan tagline “Medan untuk Semua, dan Semua untuk Medan.”

“Semua untuk Medan itu artinya kami ingin mendengar dan menyerap ide dari masyarakat. Pembangunan tidak boleh hanya tersentralisasi dari pemerintah. Masyarakat harus ikut berinovasi, berinvensi, dan mengabdi. Nantinya, hasilnya kita kembalikan lagi untuk masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan masyarakat harus bersifat timbal balik dan kolaboratif. Pemerintah menyerap gagasan, mengolahnya menjadi program, lalu mengimplementasikannya untuk kemaslahatan bersama.

Ia juga menyinggung kecenderungan yang kerap mengagungkan temuan dari luar daerah maupun luar negeri, sementara karya anak bangsa kurang mendapat perhatian.

“Kadang kita merasa yang hebat itu dari luar. Padahal banyak temuan anak bangsa, termasuk dari Medan, yang luar biasa, tetapi tidak terpublikasi dan tidak terimplementasi,” katanya.

Rico menyebut Kota Medan memiliki potensi besar melahirkan inovator kelas nasional bahkan internasional. Hal itu, ucapnya, terlihat dari keberagaman latar belakang peserta, mulai dari akademisi lintas perguruan tinggi hingga pelajar SMP yang mampu bersaing dan meraih juara.

“Dari judul-judulnya saja, saya lihat ini calon-calon nasional. Multi background, multi lembaga, bahkan ada yang masih SMP dan bisa mengalahkan ratusan peserta lainnya. Ini luar biasa,” ucapnya.

Ia menegaskan lomba inovasi daerah tersebut bukan sekadar seremoni atau ajang penghargaan. Karya yang terbukti efektif dan bermanfaat, katanya, akan diimplementasikan langsung oleh Pemko Medan.

“Kita serap, kita godok, kita olah, lalu kita jadikan program. Kalau memang bisa berfungsi dengan baik, Pemerintah Kota yang akan langsung mengimplementasikan di lapangan. Ini yang harus berjalan,” tegasnya.

Rico berharap kegiatan ini berkembang menjadi gerakan yang lebih besar dan berkelanjutan. Sejak tahun lalu, Pemko Medan secara konsisten menggelar lomba inovasi daerah sebagai wadah resmi bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas dan riset terapan.

“Karakter masyarakat Medan yang tangguh dan pantang menyerah harus tercermin dalam prestasi inovasi. Orang Medan itu tidak mau kalah, jadi anak-anak Medan harus jadi pemenang dalam hal inovasi dan pemenang dalam karya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmennya menjadikan Medan sebagai kota pendidikan yang melahirkan inovator tangguh.

“Dari Kota Medan harus lahir sesuatu yang baik untuk masyarakat. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa anak Medan punya inovasi hebat dan mampu memberi manfaat nyata,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Brida Kota Medan Benny Iskandar mengatakan antusiasme masyarakat dalam mengikuti Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat Seri II menunjukkan tren positif di awal 2026. Sebanyak 181 peserta, baik perorangan maupun kelompok, mendaftar dalam ajang tersebut.

Ia menjelaskan, setelah melalui proses seleksi dan verifikasi administrasi, peserta memasuki tahap final dengan presentasi 10 besar kategori Pengabdian kepada Masyarakat dan 15 besar kategori Invensi. Awalnya kategori invensi hanya menetapkan 10 finalis, namun karena nilai peserta sangat ketat dan kompetitif, jumlahnya ditambah menjadi 15 finalis.

“Capaian membanggakan juga terlihat pada kategori Pengabdian kepada Masyarakat yang tidak hanya diikuti dosen dan mahasiswa, tetapi juga pelajar tingkat SMP. Bahkan pelajar SMP tersebut masuk menjadi finalis,” katanya.

Selain menyerahkan hadiah lomba, Wali Kota Medan juga memberikan penghargaan kepada lima OPD sebagai OPD terinovatif Kota Medan tahun 2025 serta menyerahkan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....