Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji 2027

  • 26 Agt 2026 15:37 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi untuk penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Pendaftaran dibuka mulai Selasa, 25 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB hingga Senin, 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo mengatakan seleksi dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Proses tersebut ditujukan untuk menjaring petugas profesional, kompeten, berintegritas, serta memiliki orientasi pelayanan kepada jemaah.

“Petugas haji bukan sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi wajah pelayanan negara kepada jemaah. Karena itu, integritas, kompetensi, dan komitmen melayani menjadi hal utama dalam seleksi ini,” ujarnya pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Formasi PPIH Kloter yang dibuka yakni Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter. Sementara formasi PPIH Arab Saudi mencakup pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta layanan jemaah lansia dan disabilitas.

Calon peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya Warga Negara Indonesia, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki integritas dan rekam jejak baik. Peserta juga tidak sedang menjalani proses hukum pidana, memiliki identitas kependudukan sah, kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, serta mampu mengoperasikan komputer atau gawai.

Sejumlah formasi memiliki persyaratan khusus sesuai bidang pelayanan yang dipilih. Persyaratan tersebut antara lain batas usia, pengalaman atau sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan untuk Media Center Haji, serta pengalaman menangani lansia dan penyandang disabilitas.

Seleksi akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi dokumen, Computer Assisted Test (CAT), hingga Medical Check Up (MCU). CAT dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026 sebelum tahapan berikutnya hingga penetapan peserta pendidikan dan pelatihan.

Puji menegaskan seluruh proses seleksi petugas haji tidak dipungut biaya dan harus terbebas dari praktik gratifikasi. Masyarakat juga diminta tidak mempercayai pihak yang menawarkan atau menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.

“Tidak ada biaya dalam proses seleksi ini. Jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan. Seleksi harus berjalan bersih, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Seleksi Petugas Haji Kemenhaj. Calon peserta diminta membaca seluruh persyaratan dan memastikan dokumen yang diunggah telah benar sebelum menyelesaikan pendaftaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....