Sebanyak 15 Calon Jemaah Haji Jalani Rekam Biometrik di Dairi
- 26 Agt 2026 15:03 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Dairi – Sebanyak 15 calon jemaah haji dari Dairi, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan menjalani perekaman biometrik Saudi Visa Bio. Perekaman berlangsung di Ruang Siskohat Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Dairi, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan keberangkatan jemaah haji estimasi 1448 H/2027 M. Data biometrik yang direkam akan digunakan untuk mendukung proses administrasi dan penerbitan visa haji.
Dari 15 jemaah yang mengikuti perekaman, sebanyak 11 orang berasal dari Kabupaten Dairi, dua dari Pakpak Bharat, dan dua dari Humbang Hasundutan. Secara keseluruhan, terdapat 12 jemaah Dairi, empat jemaah Pakpak Bharat, dan dua jemaah Humbang Hasundutan yang masuk dalam proses tersebut.
Setiap jemaah menjalani sejumlah tahapan perekaman, mulai dari pemindaian paspor dan wajah hingga pemindaian 10 sidik jari. Proses dilakukan secara bertahap dan bergiliran untuk memastikan data biometrik sesuai dengan identitas masing-masing jemaah.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenhaj Kabupaten Dairi, Marfuah Hutagalung mengatakan, proses perekaman setiap jemaah dapat berbeda. Sejumlah jemaah harus melakukan perekaman berulang karena respons sistem terhadap data biometrik tidak selalu sama.
“Dari seluruh proses, ada beberapa jemaah yang harus mengulang beberapa kali. Namun, ada juga yang langsung berhasil dan sukses dalam satu kali perekaman,” ujarnya.
Menurut Marfuah, ketelitian diperlukan agar data biometrik dapat terekam secara optimal dan tidak menimbulkan kendala pada tahapan berikutnya. Jemaah juga diminta mengikuti setiap arahan yang diberikan petugas selama proses berlangsung.
Perekaman dilaksanakan tiga petugas Kemenhaj Dairi, yakni Lespriono Munte, Nadra Kartika Lingga, dan Fauziah Noor. Pelaksanaannya dipantau langsung oleh Marfuah sebagai bagian dari persiapan administrasi jemaah sejak dini.
Kemenhaj Dairi mendorong calon jemaah haji tidak hanya menyelesaikan kelengkapan administrasi, tetapi juga mempersiapkan kebutuhan lainnya menjelang keberangkatan. Persiapan lebih awal diharapkan dapat meminimalkan kendala sekaligus memberikan kepastian pada setiap tahapan pelayanan menuju musim haji 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....