IKLHI 2026 Capai 83,28, Menhaj: Bukti Transformasi Layanan Haji

  • 07 Agt 2026 12:34 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf, menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) 2026 sebesar 83,28 dengan kategori memuaskan menjadi bukti transformasi penyelenggaraan ibadah haji mulai dirasakan oleh jemaah. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).

Hal itu disampaikan Irfan usai menerima hasil survei IKLHI di Kantor Pusat BPS, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Menurutnya, jika selama ini peningkatan kualitas layanan haji lebih banyak dinilai dari pengalaman di lapangan, kini perbaikan tersebut diperkuat oleh data yang terukur.

"Selama ini banyak yang menilai penyelenggaraan haji semakin baik berdasarkan pengamatan di lapangan. Hari ini penilaian itu diperkuat oleh data kuantitatif melalui indeks kepuasan yang disusun BPS," ujarnya.

Irfan mengatakan capaian tersebut menjadi pencapaian penting karena diraih pada tahun pertama operasional Kementerian Haji dan Umrah sebagai kementerian baru. Dalam masa transisi yang relatif singkat, sekitar tiga hingga empat bulan, Kemenhaj berhasil mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji dengan melibatkan sekitar 7.000 aparatur di seluruh Indonesia.

Irfan menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur Kementerian Haji dan Umrah, petugas haji, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Meski demikian, Irfan menegaskan capaian tersebut tidak membuat pemerintah berpuas diri. Evaluasi tetap dilakukan, terutama pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta penguatan pelaksanaan istithaah kesehatan agar kualitas pelayanan pada musim haji berikutnya semakin meningkat.

"Hasil ini menjadi modal kami untuk terus berbenah. Tantangan kami bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi meningkatkannya. Prinsip kami sederhana, hari ini harus lebih baik daripada kemarin," katanya.

Selain itu, Irfan mengatakan arahan Presiden Prabowo Subianto akan menjadi pijakan dalam pengembangan penyelenggaraan haji ke depan, termasuk memperkuat pemanfaatan produk dan bahan konsumsi asal Indonesia dalam rantai pasok layanan haji. Ia juga mengimbau calon jemaah mempersiapkan kesehatan, kesiapan fisik dan mental, serta pemahaman manasik sejak dini agar dapat menjalankan ibadah secara optimal di Tanah Suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....