Menhaj Minta Daerah Percepat Persiapan Haji 2027
- 25 Jul 2026 21:05 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Denpasar – Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, meminta seluruh jajaran Kementerian Haji dan Umrah di pusat maupun daerah mempercepat persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali, Kamis 23 Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi nasional Kementerian Haji dan Umrah seiring dimulainya tahapan operasional Haji 2027 yang telah mengacu pada timeline Pemerintah Arab Saudi. Karena itu, setiap tahapan diminta berjalan tepat waktu dengan koordinasi yang lebih kuat dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah.
"Penyelenggaraan Haji 2027 sudah berjalan mengikuti timeline Pemerintah Arab Saudi. Karena itu, kita harus bergerak sekarang, memperkuat koordinasi, menuntaskan setiap tahapan tepat waktu, dan memastikan seluruh layanan benar-benar berorientasi pada kebutuhan jemaah," ujarnya tegas.
Irfan mengatakan keberhasilan transformasi penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran operasional. Tetapi juga dari kualitas pelayanan yang mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi jemaah sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan pelaksanaan istithaah kesehatan sebagai bagian dari perlindungan jemaah. Pemeriksaan kesehatan calon jemaah diminta dilakukan sedini mungkin dan diikuti pembinaan kesehatan secara berkelanjutan, agar kondisi fisik jemaah tetap terjaga hingga waktu keberangkatan.
"Istithaah kesehatan bukan sekadar memenuhi persyaratan, tetapi ikhtiar negara untuk melindungi jemaah. Pemeriksaan kesehatan harus dilakukan lebih dini, pembinaannya harus berkelanjutan, sehingga saat berangkat ke Tanah Suci jemaah benar-benar siap secara fisik," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Irfan juga berdialog dengan jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bali mengenai penguatan kelembagaan, kesiapan sumber daya manusia, implementasi program istithaah kesehatan. Serta berbagai langkah strategis untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Menutup kunjungannya, Irfan mengajak seluruh jajaran menjadikan penyelenggaraan Haji 2027 sebagai momentum menghadirkan tata kelola yang semakin profesional, adaptif, serta berorientasi pada perlindungan dan pelayanan terbaik bagi jemaah. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan haji hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat, kerja terukur, dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....