Polrestabes Medan Bumihanguskan Sarang Narkoba di Dusun Serba Jadi

  • 20 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan kembali menggencarkan perang terhadap peredaran gelap narkotika dengan menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Dusun I Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (18/7/2026) menjelang malam.

Dalam operasi tersebut, petugas harus menghadapi berbagai rintangan yang sengaja dipasang oleh para pelaku untuk menghalangi akses menuju lokasi. Meski demikian, tim gabungan tetap berhasil menerobos hingga ke titik yang menjadi target penggerebekan.

Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) ini merupakan bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, bersama personel gabungan.

"Pelaksanaan operasi GSN dilakukan secara terpadu di kawasan yang selama ini diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika," ujar AKBP Rafli Yusuf Nugraha dalam keterangannya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Rafli, untuk mencapai lokasi penggerebekan, personel harus melewati berbagai hambatan yang telah dipersiapkan para pelaku. Mulai dari barikade kayu, tumpukan ban bekas, semak belukar, hingga area rawa yang dipenuhi air dan lumpur.

"Berbagai rintangan itu sengaja dibuat untuk memperlambat atau menghalangi petugas. Namun, seluruh personel berhasil menerobos hingga masuk ke lokasi," katanya.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika. Ketiganya masing-masing berinisial PP (28), F (50), dan S (58).

"Ada tiga orang yang kami amankan dalam penggerebekan ini. Peran masing-masing masih kami dalami melalui proses penyidikan," jelas Rafli.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa tujuh paket sabu dengan berat total 29,84 gram, alat hisap sabu, plastik klip, timbangan elektrik, serta sejumlah barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Sebagai langkah tegas agar lokasi tersebut tidak lagi digunakan sebagai tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkoba, seluruh barak yang berada di kawasan itu langsung dihancurkan dan dibakar oleh petugas.

"Seluruh barak yang ada kami bumihanguskan. Kami juga akan terus mengawasi lokasi ini. Bagaimanapun cara para pelaku berkamuflase dan bertransformasi, kami tidak akan tinggal diam dan akan terus mengungkap aktivitas mereka," tegas Rafli.

Ia menambahkan, pengawasan terhadap kawasan tersebut akan terus dilakukan. Polrestabes Medan memastikan operasi serupa akan kembali digelar apabila ditemukan aktivitas peredaran narkoba di lokasi yang sama.

AKBP Rafli menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan semata-mata soal menangkap pelaku, tetapi juga upaya menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

"Perang melawan narkoba bukan hanya tentang menangkap pelaku, melainkan tentang menjaga kehidupan, merawat harapan, dan memastikan cahaya masa depan tetap menyala bagi generasi penerus bangsa," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....