Masyarakat Tanjungbalai Mendesak Kepolisian Transparan dalam Penanganan Scam
- 14 Mei 2026 09:44 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Masyarakat Kota Tanjungbalai meminta Polres Tanjungbalai bersikap transparan dalam menangani kasus dugaan penipuan online atau scam yang belakangan menjadi perhatian publik.
Seorang warga Tanjungbalai, Ryanda Panjaitan, mendesak Satreskrim Polres Tanjungbalai agar terbuka kepada masyarakat. Minimal segera mengungkap sosok yang diduga menjadi aktor utama dalam kasus tersebut.
| Baca juga: LS Ditangkap Bawa Setengah Kilogram Sabu |
“Kami mendesak Polres Tanjungbalai agar segera mengungkap nama-nama terduga pelaku yang diamankan dan segera mengejar bos besarnya yaitu SO alias N dan suaminya E,” ujar Ryanda Panjaitan, Kamis 14 Mei 2026.
Ia mengatakan, masyarakat mengapresiasi langkah kepolisian yang berhasil mengungkap dugaan praktik penipuan online yang disebut-sebut telah beroperasi selama hampir lima tahun di Kota Tanjungbalai.
“Ini sudah berjalan hampir lima tahun, tapi tidak pernah terungkap. Kami menduga ada keterlibatan oknum pihak kepolisian, maka kami masyarakat Tanjungbalai juga mendesak Satreskrim Polres Tanjungbalai agar tidak tebang pilih dalam menangani perkara ini,” katanya.
Ryanda juga mengungkapkan dugaan adanya anak salah satu oknum polisi yang turut diamankan saat penggerebekan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026.
Sementara itu, pihak Humas maupun Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai saat dikonfirmasi awak media pada Rabu, 13 Mei 2026 erkait dugaan keterlibatan oknum polisi, belum memberikan jawaban maupun tanggapan resmi.
Kasus dugaan scam tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Daulay, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan puluhan pria dan wanita yang diduga terlibat dalam aktivitas penipuan online.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....