Satu Dekade Berproses, Band Pop Rock JUKE Resmi Rilis EP Perdana 'Inikah Cinta'

  • 26 Jul 2026 12:50 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Grup musik pop rock alternatif asal Jakarta, JUKE, resmi meluncurkan mini album (Extended Play/EP) perdana mereka yang bertajuk Inikah Cinta. Album pendek ini menjadi penanda penting dalam perjalanan panjang grup tersebut sejak pertama kali terbentuk lebih dari satu dekade lalu. Mengusung warna musik khas era 2000-an dengan sentuhan modern, JUKE menyajikan nuansa romantis yang relevan bagi para pendengar masa kini.

Secara keseluruhan, EP Inikah Cinta merangkum cerita-cerita yang akrab dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari tema percintaan, kerinduan, keluarga, hingga harapan. Band yang dimotori oleh Jue (vokal), Wahyu, Adi, Rijal, Fatar, dan Yani ini memilih aransemen serta lirik yang lebih sederhana agar pesan emosional di setiap lagu dapat langsung tersampaikan ke hati pendengar.

Perjalanan nama JUKE sendiri bermula dari sebuah rumah kontrakan sederhana di kawasan Pondok Gede pada tahun 2011, saat Jue dan sahabatnya, Kris, tengah melakukan rekaman di studio milik Tegi. JUKE kemudian resmi berdiri sebagai proyek berdua pada 2012, sebelum bertransformasi menjadi format band penuh pada 2018. Setelah melalui proses panjang pergantian personel, formasi terkini mereka akhirnya solid dan menemukan chemistry terbaik pada tahun 2025.

Sang vokalis, Jue, mengungkapkan bahwa lagu-lagu dalam mini album ini tidak lahir dari imajinasi semata, melainkan petikan kisah nyata. "Seluruh lagu dalam EP ini lahir dari pengalaman pribadi saya yang diterjemahkan menjadi lirik-lirik sederhana namun emosional. Kami sengaja mengambil pendekatan yang lebih simpel dari segi aransemen agar karya ini mudah diingat dan dekat dengan pendengar," ujar Jue saat menyampaikan latar belakang karya mereka.

Lagu "Inikah Cinta" didapuk sebagai trek utama yang mengisahkan keberanian seorang pria saat jatuh hati pada wanita yang ditemuinya di persimpangan jalan. Selain lagu utama tersebut, EP ini menyuguhkan deretan kisah emosional lainnya, seperti "Saat-Saat Bersamamu" yang menyoroti perjuangan seorang ayah tunggal, "Waktu Berlalu" tentang kerinduan pada cinta

pertama, "Pergilah" yang mengangkat perpisahan, serta ditutup manis oleh lagu "Hijrah" dan "Cerita Kita".

Bagi para personel, peluncuran karya ini terasa begitu personal karena merekam banyak dinamika hidup yang telah mereka lalui bersama. "Bagi kami, Inikah Cinta bukan sekadar kumpulan lagu, tetapi sebuah catatan perjalanan hidup yang kami ubah menjadi karya musik. Kami berharap setiap orang yang mendengarkan bisa menemukan potongan cerita hidup mereka sendiri di dalam lagu-lagu ini," kata Jue.

Kesederhanaan lirik dan kekuatan nada dalam EP ini menjadi strategi JUKE untuk membangun hubungan emosional yang kuat dengan para penikmat musik Indonesia. Dengan hadirnya lima trek pilihan tersebut, JUKE optimistis dapat mewarnai industri musik tanah air melalui pesan-pesan universal yang mereka bawa.

Mengakhiri peluncuran EP perdana mereka, JUKE menggantungkan harapan besar agar karya terbarunya ini dapat diterima secara luas di panggung musik nasional. "Kami berharap karya ini dapat diterima dan dicintai oleh masyarakat Indonesia. Semoga EP ini menjadi langkah awal yang baik untuk perjalanan JUKE yang lebih besar lagi di industri musik Tanah Air," ucap Jue menutup keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....