Adela Pengusaha Muda Medan, Kembangkan UMKM lewat Digitalisasi

  • 27 Mar 2026 21:40 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Semangat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan untuk berkembang mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini sejalan dengan program prioritas Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di sektor ekonomi yang berfokus pada penguatan UMKM melalui pelatihan dan digitalisasi.

Salah satu pelaku UMKM muda, Adela Zahra Aulia yang merintis usaha camilan berbahan dasar pisang bernama “Dilola Snack” sejak masa pandemi Covid-19. Usaha tersebut berawal dari penjualan sederhana di rumah, dengan memanfaatkan media online untuk menjangkau konsumen.

“Saya mulai jualan dari rumah sejak Covid. Promosi ke teman-teman, sambil belajar bisnis sedikit demi sedikit, juga dibantu kakak,” ujar Adel saat ditemui dalam kegiatan Pelatihan UMKM Bangkit: Strategi Digital untuk Pemulihan UMKM Kota Medan yang digelar Pemko Medan bekerja sama dengan marketplace Lazada di Hotel Karibia Boutique, Jalan Timor, Jumat, 27 maret 2026.

Di usianya yang masih 17 tahun, Adela memilih berwirausaha sebagai langkah untuk mandiri dan terus berkembang. Ia menilai masih banyak anak muda seusianya yang belum berani memulai usaha.

“Motivasi saya, sejak muda kita harus mulai usaha supaya ke depan bisa lebih sukses. Jangan hanya diam di rumah,” katanya.

Seiring waktu, usaha Adela mengalami perkembangan meski jumlah produksinya masih mengikuti permintaan pasar, yakni sekitar 100 hingga 200 bungkus.

Adel juga mengapresiasi pelatihan Strategi Digital UMKM yang digelar Pemko Medan bersama Lazada. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru sekaligus dorongan untuk mengembangkan usahanya lebih serius.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kita jadi tahu bagaimana mengembangkan bisnis agar lebih baik,” ucapnya.

Ia mengaku terinspirasi dengan tantangan dari Wali Kota Medan yang mendorong pelaku UMKM untuk berani naik kelas. Menurutnya, proses tersebut memang harus dilalui secara bertahap dengan tekad yang kuat.

“Termotivasi sekali. UMKM itu tidak langsung besar, tapi pelan-pelan bisa naik kelas,” ujarnya.

Adela berharap usahanya dapat terus berkembang, baik dari sisi produksi maupun pemasaran, khususnya melalui platform digital.

Ia juga mengajak generasi muda untuk berani memulai usaha sejak dini dan tidak takut mencoba.

“Walaupun masih muda, harus tetap berjuang. Jangan hanya diam di rumah,” ucap Adela.

Kisah Adel menjadi contoh nyata bangkitnya pelaku UMKM di Kota Medan yang mulai bertransformasi. Dengan dukungan pelatihan digital serta program berkelanjutan dari Pemko Medan, UMKM diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....