Pasar Modal Indonesia Perkuat Transformasi dan Akses Investasi
- 20 Agt 2026 08:59 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pasar modal Indonesia memasuki usia ke-49 dengan terus memperkuat kualitas, integritas, efisiensi, dan daya saing di tengah dinamika global. Upaya tersebut dilakukan melalui reformasi struktural, pengembangan infrastruktur, serta perluasan akses investasi bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organization (SRO), Senin 10 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan diawali seremoni pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dilanjutkan konferensi pers bersama SRO.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengatakan momentum tersebut penting untuk menjaga kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia.
“Pasar modal selalu merupakan proxy ekonomi yang dilihat para investor, terutama pada saat-saat strategis,” ujar Airlangga.
Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Juda Agung menilai pasar modal memiliki peran sebagai katalis pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mengatakan pemerintah akan terus bersinergi dengan OJK, BEI, pelaku pasar, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Pemerintah akan terus bersinergi untuk membangun pasar keuangan yang makin dalam, inklusif, inovatif, tetapi tetap prudent dan kredibel,” ucap Juda. Menurutnya, perjalanan 49 tahun menunjukkan pasar modal Indonesia terus berkembang.
Dalam peringatan tersebut, Exchange-Traded Fund (ETF) Emas perdana di pasar modal Indonesia resmi diluncurkan melalui pencatatan lima produk. Produk tersebut diterbitkan lima manajer investasi dan memberikan alternatif investasi emas tanpa perlu memiliki emas secara fisik.
Kehadiran ETF Emas diharapkan memperluas pilihan diversifikasi dan pengelolaan risiko portofolio bagi investor ritel maupun institusi. Instrumen tersebut juga diharapkan mendukung pendalaman pasar modal dan pengembangan ekosistem bullion nasional.
Rangkaian HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia juga diisi berbagai kegiatan edukasi dan pengembangan investasi bagi masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup Capital Market Summit & Expo, Sekolah Pasar Modal untuk Negeri, serta Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu.
Selain itu, kegiatan untuk pemangku kepentingan dan media turut disiapkan hingga rangkaian peringatan berlangsung. Program sosial melalui Corporate Social Responsibility (CSR) juga digelar mulai Agustus 2026 hingga Juni 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....