OJK Sambut Positif Status Indonesia di MSCI Emerging Markets

  • 30 Jun 2026 21:55 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif keputusan MSCI yang mempertahankan status Indonesia dalam kategori Emerging Markets. Keputusan tersebut diumumkan melalui MSCI 2026 Market Classification Review.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan keputusan itu mencerminkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. Penilaian tersebut juga menunjukkan keyakinan terhadap stabilitas sektor jasa keuangan dan reformasi pasar modal yang terus berjalan.

"Keputusan ini mencerminkan kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi nasional, stabilitas sektor jasa keuangan, serta berbagai reformasi yang terus dilakukan untuk memperkuat transparansi, integritas, dan daya saing pasar modal Indonesia," kata Friderica, Rabu 24 Juni 2026.

Friderica mengatakan OJK juga mencatat pengakuan MSCI terhadap berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Menurutnya, sejumlah aspek yang masih menjadi perhatian akan terus ditindaklanjuti bersama seluruh pemangku kepentingan.

"Kami juga mencatat pengakuan MSCI atas berbagai langkah reformasi integritas pasar modal yang telah dilakukan. Sejumlah area yang masih menjadi perhatian merupakan bagian dari proses evaluasi yang konstruktif dan akan terus kami tindak lanjuti bersama seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis 19 Juni 2026, MSCI merilis Global Market Accessibility Review 2026. Hasil evaluasi tersebut menempatkan tingkat aksesibilitas pasar Indonesia sebagai salah satu yang terbaik di antara negara Emerging Markets kawasan Asia-Pasifik.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan hasil penilaian itu menjadi pengakuan atas reformasi pasar modal Indonesia. Reformasi tersebut dijalankan OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) dan didukung seluruh pemangku kepentingan sejak awal 2026.

"MSCI tidak hanya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Markets, tetapi juga memberikan pengakuan bahwa berbagai langkah reformasi yang telah dan sedang kita jalankan berada pada arah yang tepat. Hal tersebut tercermin dari hasil penilaian market accessibility Indonesia yang terjaga baik," ucap Hasan.

Hasan menilai pengakuan tersebut menjadi modal penting bagi pasar modal Indonesia untuk terus berkembang. Menurutnya, pertumbuhan itu didukung fondasi transparansi, integritas, dan tata kelola yang semakin kuat.

"Tentu kami melihat masih terdapat ruang perbaikan dan berbagai masukan yang perlu dicermati secara konstruktif. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperkuat engagement dengan global index providers, investor global, serta seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kredibilitas, integritas, dan daya saing investasi pasar modal Indonesia," kata Hasan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....