OJK: Perbankan Syariah Tumbuh Solid
- 16 Mei 2026 16:03 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan industri perbankan syariah nasional tumbuh solid, resilien dan berkelanjutan hingga Maret 2026. Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan fungsi intermediasi serta kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan aset perbankan syariah tumbuh dua digit secara tahunan. Hingga Maret 2026, aset industri perbankan syariah tercatat mencapai Rp1.061,61 triliun atau tumbuh 10,49 persen.
Pembiayaan perbankan syariah juga tumbuh sebesar 9,82 persen secara tahunan menjadi Rp716,40 triliun pada Maret 2026. Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan Dana Pihak Ketiga sebesar 11,14 persen menjadi Rp811,76 triliun.
Di sisi lain, rasio Financing to Deposit Ratio terus meningkat hingga mencapai 87,65 persen pada Maret 2026. Kondisi tersebut menunjukkan semakin kuatnya kontribusi perbankan syariah terhadap sektor riil dan perekonomian nasional.
| Baca juga: OJK Dorong BPD Perkuat Kredit UMKM Daerah |
Kinerja industri perbankan syariah juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang relatif baik sepanjang tahun berjalan. Rasio Non Performing Financing Gross tercatat sebesar 2,28 persen dan NPF Net berada pada level 0,87 persen.
“Momentum pertumbuhan tersebut menjadi milestone penting dari upaya transformasi dan penguatan industri perbankan syariah nasional,” kata Dian di Jakarta, Jumat 16 Mei 2026. Menurutnya, penguatan tersebut mengacu pada Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia 2023-2027.
OJK menyebut implementasi roadmap tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pengembangan industri perbankan syariah nasional sejak diterbitkan tahun 2023. OJK juga terus mengawal implementasi roadmap bersama para pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing industri.
Dalam upaya memperkuat struktur industri, saat ini telah terdapat tiga bank syariah besar pada kelompok KBMI 2 dan 3. Tahun ini juga diharapkan terbentuk satu Bank Umum Syariah baru hasil proses spin-off untuk memperkuat struktur industri nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....