Harga Minyak Kembali Mengalami Kenaikan, Rupiah dan Emas Melemah
- 28 Apr 2026 21:05 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan-Tekanan terhadap mata uang Rupiah pada sesi perdagangan pagi ini masih berlanjut. Pengamat ekonomi Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan Rupiah terpantau kembali melemah dikisaran level 17.230 per US Dolar.
"Tekanan pada mata uang Rupiah membuka peluang koreksi pada IHSG. Di sesi pembukaan perdagangan IHSG menguat di level 7.128, walaupun sejauh ini IHSG sudah berbalik arah dan ditransaksikan di zona merah," ujar Gunawan pada Selasa, 28 April 2026.
IHSG berpeluang untuk mendekati level psikologis 7.000. Minimnya sentimen yang berkembang membuat pasar keuangan di tanah air berpeluang melemah mengikuti sentimen negatif pasar keuangan di Asia. Tekanan yang dialami IHSG dan Rupiah masih didominasi oleh dinamika di selat hormuz, yang sejauh masih menyisahkan ketidakpastian.
"Setia pada harapan atau kabar positif dari proses negosiasi, selalu diikuti dengan kabar sebaliknya. Ketidakspastian di timur tengah saat perang Iran – AS/Israel berlangsung justru menjadi realitas yang kerap dihadapi pelaku pasar selama ini. IHSG dan Rupiah justru bergerak mengarah pada dinamika geopolitik yang berkembang, dibandingkan dengan mengacu pada rilis data ekonomi yang lebih bersifat fundamental," ucap Gunawan.
Menurut Gunawan, tensi geopolitik yang memburuk belakangan ini justru melebar dan kian memperburuk ekspektasi terhadap kinerja keuangan pemerintah. Pelaku pasar pesimis Bank Sentral akan mampu mempertahankan kebijakan moneter longgar, atau sikap pesimis yang muncul dari kemungkinan memburuknya kemampuan anggaran negara dalam menopang perekonomiannya.
"Ditengah melemahnya Rupiah dan IHSG, kinerja harga emas pada perdagangan pagi ini ditransaksikan melemah ke level $4.675 per ons troy, atau masih di kisaran harga 2,6 juta rupiah per gram. Harga emas dunia mengalami tekanan seiring dengan lonjakan harga minyak mentah dunia yang mendekati harga $110 per barel," kata Gunawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....