Dialog Iran–AS Menguat, IHSG Melemah meski Rupiah Menguat

  • 21 Apr 2026 21:00 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi dari Universitas Islam Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjadi di tengah sentimen pasar global yang masih dipengaruhi perkembangan geopolitik.

Pada perdagangan Selasa, 21 April 2026 IHSG konsisten berada di zona merah sepanjang sesi perdagangan dan ditutup melemah 0,46 persen di level 7.559,38. Pelemahan tersebut terjadi meskipun mayoritas bursa saham di kawasan Asia justru mencatatkan penguatan.

Gunawan menyebutkan sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menekan kinerja indeks antara lain BBRI, BUMI, TLKM, BRMS hingga ASII.

“IHSG pada perdagangan hari ini ditutup melemah 0,46 persen di level 7.559,38. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa saham di Asia,” ujarnya.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah justru menunjukkan kinerja yang berbeda dengan pasar saham. Mata uang domestik tersebut ditutup menguat di level Rp17.140 per dolar AS.

Menurut Gunawan, penguatan Rupiah tersebut tidak cukup kuat menjadi katalis positif bagi pergerakan IHSG selama sesi perdagangan.

“Penguatan Rupiah tidak mampu menjadi katalis positif bagi IHSG yang sepanjang perdagangan tetap berada di zona merah,” katanya.

Sementara itu, harga emas dunia justru mengalami koreksi dan diperdagangkan di level 4.788 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,65 juta per gram. Tekanan pada harga emas terjadi seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap kemungkinan dialog damai antara Iran dan Amerika Serikat.

Gunawan menjelaskan bahwa pasar merespons kabar rencana pengiriman delegasi Iran untuk kembali melakukan negosiasi setelah sebelumnya sempat menolak rencana dialog tersebut.

“Pasar tentunya akan sangat berhati-hati jelang hasil pertemuan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, selain perkembangan geopolitik, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi serta arah kebijakan moneter dari Bank Indonesia pada pekan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....