OJK Perkuat Literasi Pasar Modal di Banten
- 13 Apr 2026 01:41 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) pasar modal memperkuat literasi dan inklusi keuangan di Serang, Kamis, 9 April 2026. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan edukasi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi menyebut literasi penting untuk melindungi masyarakat dari investasi ilegal.
“Tanpa pemahaman memadai, masyarakat rentan terhadap penipuan dan investasi bodong,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu 2026 di Banten pada 8 hingga 10 April. Program ini menyasar ASN, komunitas perempuan dan mahasiswa di berbagai wilayah.
Hasan menjelaskan tingkat literasi pasar modal masih rendah berdasarkan survei nasional terbaru. Angkanya sekitar 17,78 persen sehingga banyak masyarakat belum memahami investasi secara benar.
Ia menambahkan pasar modal kini semakin mudah diakses melalui layanan digital berbasis smartphone. Kemudahan ini membuka peluang investasi bagi masyarakat termasuk kalangan mahasiswa.
“Pasar modal menawarkan peluang investasi menarik yang kini dapat diakses secara luas oleh masyarakat,” kata Hasan. Namun ia mengingatkan adanya risiko volatilitas dan potensi penyalahgunaan akun.
Hingga Maret 2026, jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 24,4 juta investor. OJK berharap edukasi ini meningkatkan literasi serta memperluas partisipasi masyarakat di pasar modal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....