IHSG Naik 1,2 Persen jelang Libur Panjang, Pasar Waspada Risiko Global
- 17 Mar 2026 19:31 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai penguatan pasar keuangan domestik terjadi di tengah sentimen positif dari pergerakan global, meskipun masih dibayangi risiko geopolitik.
“IHSG pada perdagangan hari ini masih mampu ditutup di zona hijau dengan penguatan sekitar 1,2 persen ke level 7.106,839, mengikuti mayoritas bursa saham di Asia yang juga menguat,” ujar Gunawan, Selasa, 17 Maret 2026.
Ia menjelaskan, penguatan indeks didorong oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BMRI, BBCA, BBNI, TLKM, hingga ANTM.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pasar keuangan domestik akan menghadapi periode libur panjang dalam rangka Hari Raya Nyepi dan Idulfitri, yang berpotensi meningkatkan ketidakpastian.
“Libur panjang ini menyisakan kekhawatiran, mengingat tekanan geopolitik yang masih besar dan berpotensi memicu koreksi jika situasi perang memburuk,” ucapnya.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga terpantau menguat ke level Rp16.975 per dolar AS. Penguatan ini dipicu oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang memberikan tekanan terhadap dolar AS.
Gunawan menambahkan, meredanya harga minyak turut menurunkan ekspektasi inflasi global, sehingga memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang untuk menguat.
Sementara itu, harga emas dunia relatif stabil di kisaran 5.020 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,7 juta per gram.
Menurutnya, tidak banyak sentimen ekonomi yang signifikan pada perdagangan hari ini, sehingga perhatian pelaku pasar masih tertuju pada perkembangan konflik di Timur Tengah.
“Pelaku pasar di dalam negeri baru akan merespons akumulasi sentimen global tersebut setelah libur panjang berakhir pada pekan depan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....