Harga Minyak Turun Tipis, Rupiah hingga Harga Emas Menguat Terbatas

  • 17 Mar 2026 10:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menilai penurunan tipis harga minyak mentah dunia menjadi sentimen positif bagi pergerakan pasar keuangan pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026.

“Kinerja harga minyak mentah dunia alami penurunan tipis, di mana minyak jenis WTI ditransaksikan di kisaran 95 dolar AS per barel, sementara Brent berada di sekitar 102 dolar AS per barel,” ujar Gunawan.

Menurutnya, penurunan harga minyak tersebut menjadi kabar baik bagi pasar keuangan, meskipun pasar domestik masih dibayangi sejumlah sentimen eksternal.

Gunawan menjelaskan, pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati menjelang libur panjang Idulfitri dan Hari Raya Nyepi. Kondisi ini diperkuat dengan situasi geopolitik yang masih memanas akibat konflik di Timur Tengah.

“Pelaku pasar tidak berani mengambil risiko besar di tengah sentimen negatif yang berpotensi menekan pasar keuangan secara signifikan,” ucapnya.

Pada sesi pembukaan perdagangan, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.074, mengikuti pergerakan mayoritas bursa saham di Asia yang juga berada di zona hijau.

Sementara itu, nilai tukar rupiah turut menguat tipis ke kisaran Rp16.970 per dolar AS.

Gunawan menambahkan, penurunan harga minyak juga berdampak pada imbal hasil US Treasury 10 Year Yield yang terpantau mengalami penurunan.

Di sisi lain, harga emas dunia justru bergerak menguat tipis ke level 5.025 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,75 juta per gram.

Menurutnya, pasar mulai memiliki harapan terhadap potensi pelonggaran kebijakan moneter oleh Federal Reserve seiring dengan meredanya tekanan harga energi.

Meski demikian, ia menilai masih terlalu dini untuk memastikan arah kebijakan suku bunga ke depan. Namun, penurunan harga minyak mentah untuk sementara menjadi katalis positif bagi penguatan harga emas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....