Distribusi Pangan Jadi Sorotan Pemprov Sumut

  • 31 Mar 2026 19:38 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Utara (Sumut), menilai distribusi rantai pasok menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi naik turunnya harga bahan pokok di pasaran.

Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Dedi Jaminsyah Putra mengatakan, pemerintah saat ini tengah melakukan penataan ulang sektor industri, termasuk memastikan industri kecil dan menengah berbasis potensi lokal dapat berkembang. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, fluktuasi harga sejumlah komoditas seperti minyak goreng dan cabai masih kerap terjadi dalam waktu singkat. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh distribusi yang tidak stabil hingga adanya dugaan praktik penahanan barang di tingkat tertentu.

“Di sini kadang perlu intervensi pemerintah untuk menyelesaikan distribusi pasok ini. Harga bisa berubah-ubah, hari ini kita lihat sekian, besok sudah naik, lalu turun lagi,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin 31 Maret 2026.

Dedi menambahkan kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam sistem distribusi yang perlu dibenahi bersama. Bahkan, terdapat indikasi adanya pihak yang menguasai barang di luar jangkauan pengawasan pemerintah.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan perlunya kerja sama antardaerah untuk memperkuat distribusi, terutama bagi wilayah yang memiliki potensi sektor pertanian. Koordinasi juga terus dilakukan dengan berbagai pihak seperti Bulog dan Bank Indonesia, guna menjaga stabilitas harga.

Meski demikian, ia memastikan hingga saat ini ketersediaan bahan pokok dan energi di Sumut masih dalam kondisi aman dan terkendali. Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi fluktuasi harga di pasaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....