Lokakarya Folklor Bangkitkan Minat Mahasiswa Menulis Cerpen

  • 31 Agt 2026 20:30 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Festival Ngobrol Buku 2026 membangkitkan kembali minat Sri Hartati Lombu, mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), untuk menulis karya fiksi. Ia menjadi salah satu peserta kategori mahasiswa dalam lokakarya penulisan cerpen berbasis cerita rakyat Sumatera Utara.

Lokakarya Penulisan Cerpen: Menghidupkan Cerita Rakyat untuk Pembaca Modern berlangsung selama tiga hari di Roha Cafe, Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan, Jumat–Minggu, 28–30 Agustus 2026. Sri mengaku terakhir aktif menulis ketika masih duduk di bangku SMA, sedangkan selama kuliah lebih banyak menulis karya ilmiah.

Menurut Sri, latihan menulis yang diberikan selama lokakarya menjadi bagian paling berkesan baginya. Melalui latihan tersebut, peserta dapat mengetahui sekaligus mengasah kemampuan dalam mengembangkan sebuah cerita.

Peserta Festival Ngobrol Buku 2026 kategori mahasiswa, Sri Hartati Lombu, saat diwawancarai RRI pada Minggu, 30 Agustus 2026. (Foto: RRI/Mutiara)

“Ketika kita mengerjakan latihan itu, di situlah kita melatih diri kita sendiri, mengasah kemampuan sejauh mana kita bisa,” katanya.

Dalam lokakarya, Sri memilih mengangkat cerita rakyat dari Nias karena sesuai dengan latar belakang etnisnya. Cerita tersebut dikembangkan dengan menghadirkan tokoh mahasiswa yang di dalam kisahnya kembali menceritakan sebuah cerita.

Setelah mendapatkan pembekalan selama tiga hari, Sri berencana memperbaiki cerpennya dengan memperkaya penggunaan majas dan menghilangkan bagian yang tidak diperlukan. Ia ingin membuat cerita lebih ringkas tanpa menghilangkan ide dan makna utama.

Festival tersebut juga membuat Sri kembali melihat menulis sebagai bidang yang ingin ditekuninya. Pengalaman selama lokakarya menjadi dorongan untuk kembali menghasilkan karya setelah cukup lama tidak menulis cerita.

“Tertarik banget. Justru ketika sudah mengikuti ini, memberikan sebuah kekuatan dalam diri saya bahwa, asyik, inilah bidangku sebenarnya,” ujarnya.

Sri berharap pengalaman dari Festival Ngobrol Buku dapat menjadi awal baginya untuk kembali mengembangkan kemampuan menulis. Terlebih, keterampilan tersebut sejalan dengan bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang sedang ditempuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....