Budaya dan Wisata Pakpak Bharat Curi Perhatian Pengunjung PRSU
- 20 Jul 2026 12:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pakaian adat, destinasi wisata, hingga kerajinan lokal menjadi perhatian para pengunjung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 di Paviliun Kabupaten Pakpak Bharat.
Pemandu Paviliun Pakpak Bharat, Clara, mengatakan promosi budaya menjadi bagian penting dalam memperkenalkan daerah kepada masyarakat. Salah satunya melalui penampilan pakaian adat khas Pakpak yang dipajang di dalam paviliun.
Selain budaya, Clara mengatakan Paviliun Pakpak Bharat juga memperkenalkan berbagai destinasi wisata alam yang dimiliki daerah tersebut. Clara menyebut Kabupaten Pakpak Bharat memiliki sejumlah air terjun serta kawasan perbukitan yang menjadi tujuan wisata.
"Kami juga memperkenalkan objek wisata seperti air terjun dan Puncak Delleng Simpon. Potensi wisata alam di Pakpak Bharat cukup banyak," katanya pada Minggu, 19 Juli 2026.
Tak hanya itu, pengunjung juga diperkenalkan dengan kuliner khas Pakpak bernama Pelleng. Namun, makanan berbahan nasi dan ayam tersebut belum dipasarkan di paviliun karena keterbatasan penyajian selama pameran.
Pengunjung asal luar daerah, Sylvia, mengaku tertarik dengan budaya Pakpak Bharat setelah melihat langsung pakaian adat dan alat musik tradisional yang dipamerkan. Menurutnya, keberagaman budaya menjadi salah satu daya tarik utama paviliun tersebut.
"Saya pertama kali melihat pakaian adat dan alat musik Pakpak. Budayanya sangat menarik dan membuat saya ingin mengenal Kabupaten Pakpak Bharat lebih jauh," ujarnya.
Selain kekayaan budaya dan potensi wisata daerah, Clara mengatakan teh daun gambir merupakan produk yang paling banyak diminati pengunjung. Produk tersebut diolah dari daun gambir yang menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Pakpak Bharat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....