Menjaga Sikap Malu bagi Muslim

  • 09 Sep 2026 10:40 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Sikap malu merupakan salah satu akhlak mulia yang memiliki peran penting dalam membentuk pribadi seorang muslim. Hal itu disampaikan Estifa dalam kajian Mutiara Pagi RRI Medan, dengan judul: Sikap Malu, edisi Selasa, 1 September 2026.

Estifa mengatakan, rasa malu bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari iman yang dapat menjadi pengendali diri dari perbuatan yang tidak baik. Dengan memiliki rasa malu, seseorang akan lebih berhati-hati dalam berbicara, bersikap dan mengambil keputusan.

"Sikap malu mendorong seseorang untuk menjaga kehormatan dirinya serta menghormati orang lain. Rasa malu kepada Allah SWT akan membuat seorang muslim berusaha meninggalkan perbuatan dosa, baik yang dilakukan secara terang-terangan maupun tersembunyi," kata Estifa.

Di tengah kehidupan yang semakin terbuka, terutama di era media sosial Ungkapnya, sikap malu menjadi semakin penting.

Baca juga: Fiqih Salat Jamak

"Setiap perkataan, gambar, maupun tindakan yang dibagikan kepada publik hendaknya dipertimbangkan dengan baik, agar tidak bertentangan dengan nilai agama dan norma kesopanan," ucapnya.

Estifa menyebutkan, malu yang terpuji bukan berarti takut untuk melakukan kebaikan. Sebaliknya, seorang Muslim harus tetap berani menyampaikan kebenaran dan melakukan amal saleh. Rasa malu hendaknya menjadi benteng, agar manusia tidak terjerumus dalam kemaksiatan.

"Rasa malu yang bersumber dari keimanan, sikap malu dapat menjadi perisai yang menjaga akhlak, kehormatan, dan kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT," ujar Estifa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....