Korupsi Berawal dari Hal Kecil, Generasi Muda Diajak Bangun Budaya Jujur
- 23 Jun 2026 15:09 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Korupsi tidak selalu berbentuk pencurian uang negara dalam jumlah besar. Dalam program Inspirasi Qolbu PRO 2 RRI Medan, generasi muda diajak memahami tindakan seperti menyontek, menitip absen, atau menggunakan uang kas untuk kepentingan pribadi juga merupakan bentuk korupsi yang harus dihindari sejak dini.
Ustazah Alya Natasya menegaskan korupsi berawal dari kebiasaan mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
“Korupsi adalah setiap tindakan mengambil yang bukan menjadi hak kita. Dari hal-hal kecil inilah bibit korupsi besar tumbuh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, korupsi menjadi ancaman serius karena merampas hak masyarakat. Dana pembangunan yang disalahgunakan dapat berdampak pada buruknya fasilitas umum, sementara pemotongan bantuan pendidikan berisiko menghambat masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain itu, korupsi juga mengikis kepercayaan masyarakat terhadap negara.
“Bangsa yang rakyatnya tidak percaya pada negaranya adalah bangsa yang rapuh,” kata Alya.
Ustazah Alya juga mengingatkan korupsi dan suap dilarang dalam ajaran agama. Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 188 yang melarang mengambil harta orang lain dengan cara batil serta hadis Rasulullah SAW tentang larangan suap.
Untuk mencegah korupsi, generasi muda diajak menerapkan gerakan “3J”, yakni jujur, jaga lingkungan sekitar, dan peduli terhadap masyarakat kecil.
“Perang melawan korupsi dimulai dari diri sendiri, dari hal kecil, dan dari sekarang,” ucap Alya.
Lebih lanjut, ia mengajak anak muda menjadikan kejujuran sebagai bekal masa depan.
“Indonesia tidak hanya membutuhkan pemuda yang pintar, tetapi juga pemuda yang jujur. Sebab sepintar apa pun seseorang, jika korupsi, ia tetap menjadi penjahat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....