Guru MIN 3 Dairi Terpilih dalam Buku Nasional 100 Penulis Talenta Emas Madrasah
- 06 Mar 2026 16:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Dairi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu guru dari MIN 3 Dairi, Liana, berhasil lolos seleksi dalam program 100 Penulis Talenta Emas “Cahaya Madrasah Menerangi Negeri.”
Program ini merupakan kolaborasi antara Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) MTs Nasional dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia.
Hal ini disampaikan Kakan Kemenag Dairi, Jum'at 6 Maret 2026, Liana yang merupakan guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MIN 3 Dairi berhasil menarik perhatian tim seleksi melalui karya tulis berjudul “Pengolahan Sampah Plastik dan Kertas: Inovasi Kreativitas Siswa MIN 3 Dairi.”
Tulisan tersebut dinilai inspiratif karena mengangkat praktik baik (best practice) dalam menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus membina karakter siswa melalui kegiatan kreatif di lingkungan madrasah.
Karya tersebut menjadi bagian dari kumpulan tulisan 100 penulis terbaik madrasah se-Indonesia yang kemudian dibukukan dalam karya bersama bertajuk Cahaya Madrasah Menerangi Negeri. Buku tersebut secara resmi disahkan oleh Direktur GTK Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan inovasi para pendidik madrasah dalam mengembangkan praktik pembelajaran yang inspiratif.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi, Riswan Gaja, turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih guru MIN 3 Dairi tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa guru madrasah di Kabupaten Dairi memiliki potensi besar dalam melahirkan inovasi dan praktik baik yang dapat menginspirasi dunia pendidikan secara lebih luas.
“Kami sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh guru MIN 3 Dairi. Capaian ini menunjukkan bahwa guru madrasah di Kabupaten Dairi memiliki kreativitas dan dedikasi tinggi dalam mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi guru madrasah lainnya untuk terus berkarya, menulis, dan membagikan praktik baik yang bermanfaat bagi dunia pendidikan,” ucap Riswan.
Sementara, Kepala MIN 3 Dairi, Ihsan Maha, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa guru madrasah tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang memberikan inspirasi bagi dunia pendidikan.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi bukti bahwa guru madrasah mampu berkontribusi melalui karya tulis yang inspiratif. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menghadirkan ide-ide kreatif untuk membangun karakter peserta didik,” ujar Ihsan.
Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat mendorong semakin banyak guru madrasah di Kabupaten Dairi untuk aktif menulis dan mendokumentasikan praktik pembelajaran inovatif yang dilakukan di madrasah, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi pendidik di berbagai daerah.
Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MIN 3 Dairi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh guru madrasah di Kabupaten Dairi untuk terus berinovasi, berkarya, dan berkontribusi dalam memajukan pendidikan madrasah di Indonesia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....