Puasa dan Motivasi Diri sebelum Kematian Sesungguhnya

  • 04 Mar 2026 13:22 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Puasa adalah sarana utama untuk mati dalam hal duniawi sebelum mati atau disebut mutu qabla an tamutu. Melalui puasa seseorang melatih pengendalian diri kesabaran dan ketaatan, sehingga hati menjadi hidup dan siap menghadapi Allah SWT dengan amal saleh.

Dalam konsep sufistik dapat dikatakan mengendalikan hawa nafsu, keserakahan dan kecintaan duniawi secara total sebelum kematian fisik.

Pada kajian Mutiara Ramadan melalui Pro 1 RRI Medan freq. 94,3 Mhz, dengan judul: Puasa dan Motivasi mati sebelum mati, Ustadz Abdul Sani, M.Pd mengatakan, pengertian dari judul tersebut untuk menuju kematian yang hakiki atau yang sesungguhnya adalah harus ada persiapan mental yang dibekali dengan iman dan amal ibadah lainnya.

Ustad menjelaskan, motivasi mati sebelum mati ada kaitannya dengan sifat ego, iri dan dengki yang ada pada diri manusia itu terkadang tanpa disadari atas prilaku yang dilakukan dalam sehari-hari.

"Ini bermakna ajakan untuk mematikan hawa nafsu, sifat ego diri, keserakahan, kesombongan dan keinginan duniawi," ujar ustadz.

Selagi masih hidup terangnya, persiapan spiritual menuju kematian yang hakiki harus mempersiapkan bekal taqwa dan amal saleh untuk kehidupan akhirat yang abadi.

Ustazd Abdul Sani, M. Pd menambahkan, dengan berpuasa pada bulan ramadan ini, dan bermunajat serta bermohon kepada Allah SWT, maka sifat-sifat ke angkuhan yang ada di diri kita akan terkikis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....