Ramadan Berkualitas
- 19 Feb 2026 16:42 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Salah-satu aspek terpenting dalam menunaikan ibadah puasa ramadan adalah meningkatkan kualitas ibadah tarawih, membaca Al-qur'an dan malam lailatulqadar. Hal ini di ungkapkan Narasumber Hj. Estiva, S.Ag dalam program Mutiara Pagi, edisi Selasa, 17 Februari 2026, dengan judul: Ramadan Berkualitas.
Acara dipandu Ricky Subandi melalui Pro 1 RRI Medan, freq. 94,3 Mhz dari pukul 05.25 s.d 05.50 WIB turut juga dibuka ruang tanyajawab melalui WA 0811 6169 43.
Dikatakan, bulan ramadan merupakan bulan penuh berkah, penuh kemuliaan yang diberikan kepada umat islam, untuk sungguh-sungguh menjalankan dengan penuh ke imanan, dan ikhtisab, maka akan di ampuni dosa-dosa satu tahun yang lalu.
"Barang siapa yang berpuasa, barang siapa yang melaksanakan salat tarawih dan barang siapa yang menghidupkan malam lailatulqadar, karena iman dan ikhtisab, maka akan diampunilah dosa-dosa selama satu tahun yang lalu," kata Ustadzah.
Agar dosa-dosa kita dari satu tahun yang lalu, diampuni oleh Allah SWT tambahnya, harus yakin karena Allah, tunduk kepada Allah SWT karena ke imanan, maka hati akan pasrah kepada Allah.
Kalau ikhtisab jelas Ustadzah adalah berharap pahala, sehingga berganti hari selalu ada penambahan taqwa, seperti di hari pertama membaca Al-qur'an satu juz, hari ke dua bertambah lagi satu juz dan selanjutnya sampai dengan selesai.
Ustadzah Estiva, S.Ag juga menyinggung terkait salat tarawih secara berjamaah, bagi yang mengerjakan akan ditambah pahalanya. Selain itu malam Lailatulqadar yang khusus diberikan kepada umat nabi Muhammad SAW merupakan satu malam atau kurang lebih 12 jam terangnya.
Bagi siapa yang menghidupkan malam tersebut dengan do'a dan zikir, akan mendapatkan pahala atau hadiah dari Allah SWT seperti hitungan usia 83 tahun 4 bulan atau seribu bulan pada malam lailatulqadar tersebut.
Selanjutnya, pesan yang dibacakan Ricky Subandi, dari Nurul di Binjay, jika masih tertinggal utang puasa ramadan tahun lalu, jawab Ustadzah, puasa yang tinggal harus dihitung. "Pertama kita harus menghitung kembali perkiraan, dan kalau masih merasa jumlahnya ragu, dan menyempurnakan, maka harus ditambah dengan niat puasa qadha, bukan tujuan puasa sunah.
Ustadzah Estiva, S.Ag menerangkan, di bulan yang penuh dengan berkah, perbanyak berbuat baik. Mulai dengan memiliki niat yang sungguh-sungguh, maka Allah SWT akan kabulkan, apa yang dimohon kepada Nya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....