Sekolah Rakyat Sasar Anak Putus Sekolah

  • 21 Sep 2026 17:48 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Serdang Bedagai – Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman mengatakan, Sekolah Rakyat menjadi salah satu program yang mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut menyediakan fasilitas pendidikan bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses sekolah.

“Tujuannya adalah ingin bahwa anak-anak itu semuanya sekolah, tidak ada yang putus sekolah. Sehingga yang desil 1 sampai desil 5 yang putus sekolah, bahkan anak-anak jalanan, ini mendapat fasilitas yang luar biasa,” katanya saat meninjau SRT 1 Serdang Bedagai, pada Senin, 21 September 2026.

Dudung mengatakan saat ini sebanyak 93 Sekolah Rakyat permanen telah didirikan pada tahap kedua. Selain itu, terdapat 66 usulan Sekolah Rakyat yang telah disiapkan untuk pembangunan tahap ketiga.

Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 100 Sekolah Rakyat setiap tahun hingga mencapai 590 sekolah pada 2029. Pengembangan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dudung mengatakan pembangunan sumber daya manusia juga dilakukan melalui sejumlah program pendidikan lainnya. Pemerintah antara lain mengembangkan sekolah unggulan dan Sekolah Garuda untuk mempersiapkan generasi yang memiliki daya saing.

“Konsentrasinya Bapak Presiden adalah untuk menjelang menuju Indonesia Emas 2045. Jadi bibit-bibit unggul ini betul-betul dipersiapkan. Kita mampu bersaing dengan negara luar,” ujarnya.

Dudung menyebut peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam menghadapi bonus demografi. Potensi sumber daya alam Indonesia dinilai perlu diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia yang memadai.

“Ke depannya dengan sumber daya alam yang berlimpah, sumber daya manusia yang juga mumpuni, insyaallah 2045 bonus demografi ini akan menjadi modal utama bagi kita untuk semakin maju bangsa ini,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....