Wagubsu: Pembangunan Kualitas Manusia Dimulai dari Pemenuhan Gizi
- 17 Feb 2026 14:40 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan pembangunan kualitas manusia harus dimulai dari pemenuhan gizi sejak dini. Hal tersebut disampaikannya saat acara peresmian Tahap III Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Muhammadiyah di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Senin, 16 Februari 2026.
Surya mengapresiasi kehadiran pemerintah pusat serta peran aktif Muhammadiyah dan UMSU dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Termasuk kehadiran kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Badan Gizi Nasional sebagai kehormatan sekaligus penyemangat bagi daerah.
“Ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia Indonesia benar-benar dimulai dari daerah, dimulai dari anak-anak kita, dan dimulai dari kebutuhan paling dasar yakni gizi yang baik,” ujar Surya.
Ia menekankan, peresmian SPPG bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan peresmian sebuah gerakan besar. Hal ini untuk memastikan anak-anak tumbuh sehat, ibu hamil memperoleh asupan yang baik, serta masa depan Sumatera Utara disiapkan sejak hari ini. “Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah bangunan, kita meresmikan sebuah gerakan,” kata Surya.
Menurut Surya, kualitas suatu daerah dalam 10 hingga 20 tahun ke depan sangat ditentukan oleh bagaimana kondisi anak-anak saat ini. Anak yang sehat dan cukup gizi akan belajar lebih baik dan berpikir lebih kuat.
“Anak yang sehat akan belajar lebih baik, anak yang cukup gizi akan berpikir lebih kuat, dan generasi yang kuat akan membangun bangsa yang kuat,” ucap Surya.
Surya menyatakan Program MBG sejalan dengan arah pembangunan daerah melalui kolaborasi menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Ia juga menyoroti dampak ekonomi dari program SPPG yang melibatkan petani, nelayan, dan pelaku UMKM lokal. “Satu program melahirkan banyak dampak seperti anak sehat, keluarga kuat, dan ekonomi masyarakat bergerak,” kata Surya.
Lebih lanjut, Surya menegaskan program sebesar ini tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan kebersamaan semua pihak. Ia menyebut SPPG sebagai milik bersama, bukan milik satu lembaga.
“Masa depan anak-anak Sumatera Utara adalah tanggung jawab kita bersama,” ucap Surya.
Surya mengajak seluruh pihak untuk menjaga kualitas makanan, menggunakan bahan pangan lokal, melakukan pengawasan terbuka, serta memperluas jangkauan pelayanan hingga balita dan ibu hamil. Ia berharap SPPG yang diresmikan membawa manfaat luas dan keberkahan bagi masyarakat Sumatera Utara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....