Maruli Siahaan Dorong Relawan Jadi Penggerak Nilai-Nilai Pancasila di Masyarakat
- 04 Jul 2026 22:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Deli Serdang - Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Maruli Siahaan, menggelar kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026 di Warkop Baba Kupie, Jalan P. Diponegoro, Petapahan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu, 4 Juli 2026
Kegiatan ini diikuti sekitar 350 peserta dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya Pengurus Anak Cabang Partai Golkar Kecamatan Galang, Punguan Simanjuntak Galang, kelompok masyarakat Simpang Penara dan Serdang, PPSD Siahaan, kelompok masyarakat Pasaribu, Naposo HKBP Lubuk Pakam, serta masyarakat dari Lubuk Pakam, Beringin, dan Pasar Melintang.
Dalam sambutannya, Maruli menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup dipahami sebagai dasar negara, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, persatuan, keadilan, dan saling menghormati.
"Ketika masyarakat saling membantu, menjaga kerukunan, menghargai perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama, di situlah nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup," ujarnya.
Ia juga menilai relawan memiliki peran penting sebagai penggerak nilai-nilai kebajikan di tengah masyarakat. Menurutnya, relawan tidak hanya bertugas menyosialisasikan Pancasila, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun solidaritas, memperkuat persatuan, membantu masyarakat, serta mencegah berkembangnya intoleransi dan perpecahan.
Maruli berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, gereja, organisasi kemasyarakatan, komunitas, maupun wilayah tempat tinggal masing-masing.
"Gerakan Kebajikan Pancasila harus menjadi gerakan bersama. Pancasila harus dirasakan manfaatnya melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, pendidikan, serta penguatan persaudaraan dan kebersamaan," katanya.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Maruli Siahaan, akademisi bidang politik dan tata negara Fernanda Putra Adela, akademisi bidang ekonomi kerakyatan Hosianna Ayu Hidayati, serta Kepala Biro Hukum dan Organisasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Edi Subowo. Diskusi dipandu Putri Evi Ovianti Batubara.
Dalam sesi diskusi, para narasumber membahas berbagai isu, mulai dari penguatan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tantangan politik dan ketatanegaraan, pembangunan ekonomi kerakyatan, hingga pentingnya kebijakan publik yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Peserta diberi kesempatan menyampaikan pandangan, pengalaman, serta berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi antara pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui tindakan nyata yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....