DPRD NTB Dorong Perbaikan 13 Titik Jalan Prioritas jelang Mudik Lebaran

  • 09 Mar 2026 19:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong pemerintah daerah segera memperbaiki sejumlah ruas jalan provinsi yang rusak, terutama yang akan dilalui masyarakat saat arus mudik Idul Fitri.

Wakil Ketua DPRD NTB, Haji Lalu Wirajaya, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada badan jalan tetapi juga dilengkapi dengan lampu penerangan dan sistem drainase yang memadai.

Menurutnya, persoalan jalan kerap muncul karena pembangunan yang tidak terintegrasi, sehingga menyebabkan sejumlah titik jalan mudah tergenang saat hujan.

“Kalau bicara jalan tidak bisa hanya bicara badan jalan saja. Harus satu paket, termasuk lampu penerang jalan dan drainase,” kata Wirajaya.

Ia mencontohkan beberapa ruas jalan provinsi yang kerap terdampak banjir akibat buruknya sistem drainase, seperti di kawasan Selong Belanak hingga Ampenan. Karena itu, penataan drainase dinilai menjadi bagian penting dalam pembangunan jalan.

Meski demikian, Wirajaya mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai memasang lampu penerangan jalan di beberapa titik. Menurutnya, upaya tersebut merupakan langkah awal yang perlu terus disempurnakan ke depan.

“Lampu penerang jalan sudah mulai dipasang walaupun belum sempurna. Ke depan tentu harus dilengkapi dengan perbaikan drainase agar persoalan jalan bisa benar-benar tuntas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD NTB yang juga Wakil Ketua Komisi IV, Sudirsah Sujanto, menyoroti keberadaan 13 titik ruas jalan yang perlu segera diperbaiki, khususnya yang berada di Pulau Sumbawa.

Ia meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan, terutama pada ruas jalan yang diperkirakan menjadi jalur utama arus mudik Lebaran.

“Menjelang Idul Fitri ini kami meminta ruas-ruas jalan yang akan dilalui arus mudik, baik di Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok, segera dituntaskan,” kata Sudirsah.

Menurutnya, anggaran untuk pemeliharaan jalan sebenarnya telah dialokasikan dalam APBD NTB Tahun 2026. Meskipun jumlahnya terbatas, dana tersebut dinilai cukup untuk menangani titik-titik prioritas terlebih dahulu.

“Anggaran pemeliharaan jalan sudah ada di APBD 2026. Walaupun belum maksimal, yang penting sekarang kita prioritaskan dulu ruas jalan yang dilalui masyarakat saat mudik,” ujarnya.

Sudirsah menambahkan, perbaikan 13 ruas jalan tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Keselamatan Jalan yang sedang disiapkan.

Ia juga memastikan Komisi IV DPRD NTB akan terus mendorong Dinas PUPR untuk memaksimalkan anggaran yang tersedia guna memperbaiki ruas jalan yang paling mendesak.

“Yang penting sekarang menjelang Lebaran, jalan yang menjadi jalur mudik harus diselesaikan lebih dulu. Setelah ada tambahan anggaran di tengah tahun, barulah kita tuntaskan seluruh ruas yang menjadi prioritas,” katanya.

Rekomendasi Berita