Isi Kekosongan, Bhabinkantibmas di Pelosok Tambora Nyambi Jadi Guru Agama Hindu

  • 28 Feb 2026 13:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima – Pemandangan berbeda terlihat di salah satu ruang kelas SDN 02 Desa Labuhan Kananga pada Jumat pagi, 27 Februari 2026. Di hadapan belasan siswa, seorang anggota kepolisian berdiri bukan untuk melakukan pengamanan, melainkan membimbing pelajaran agama.

Ia adalah Brigadir IGN Wisnu Aldi Putra, Bhabinkamtibmas dari Polsek Tambora yang secara sukarela mengisi kekosongan guru agama Hindu di sekolah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan 17 siswa beragama Hindu tetap mendapatkan hak belajar mereka tanpa terhenti.

Kehadirannya bukan sekadar formalitas. Dengan pendekatan komunikatif dan suasana santai, Brigadir Wisnu menyampaikan materi keagamaan sekaligus menyisipkan pesan-pesan karakter, disiplin, dan toleransi. Anak-anak tampak antusias, aktif menjawab pertanyaan, bahkan tak canggung berdiskusi dengan sosok berseragam cokelat tersebut.

Tugas tambahan ini menjadi gambaran nyata bahwa peran anggota Polri di tengah masyarakat tidak terbatas pada penegakan hukum. Di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas juga hadir sebagai problem solver, penggerak sosial, hingga pendukung dunia pendidikan.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menyampaikan apresiasi atas inisiatif anggotanya. Menurutnya, keterlibatan polisi dalam membantu proses belajar mengajar merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Polri harus hadir memberi solusi atas kebutuhan masyarakat. Ketika ada kekosongan tenaga pendidik, anggota di lapangan dapat berperan membantu,” ujarnya.

Kepala sekolah setempat pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian tersebut. Dukungan ini dinilai sangat membantu, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan tenaga pengajar.

Aksi sederhana namun berdampak besar ini menjadi bukti bahwa kehadiran polisi di desa bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Di ruang kelas sederhana itu, seragam kepolisian bukan hanya simbol kewenangan, melainkan juga dedikasi dan kepedulian. Sebuah potret pengabdian yang menunjukkan bahwa mencerdaskan anak bangsa adalah tanggung jawab bersama.

Rekomendasi Berita