Bakery Papa Cookies Bangun Ekonomi Lokal lewat Kolaborasi UMKM

  • 11 Mar 2026 23:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Kehadiran gerai ke tiga Papa Cookies Pagutan menjadi warna baru bagi pecinta kuliner di Kota Mataram. Bakery yang mengusung konsep roti sehat tanpa bahan pengawet ini hadir dengan semangat menghadirkan produk berkualitas premium namun tetap terjangkau bagi masyarakat.

Direktur Papa Cookies Mataram, Devi Yunitami Rahman, menjelaskan awal berdirinya usaha tersebut dilatarbelakangi semangat kebersamaan para investor yang ingin menghadirkan bakery sehat dengan manajemen profesional.

“Awal berdirinya Papa Cookies ini karena para investor kami memiliki semangat kebersamaan untuk membuka bakery yang manajemennya baik sekaligus menghadirkan roti yang lebih sehat bagi masyarakat,” ujar Devi saat ditemui RRI di lokasi Cabang ketiga Pagutan, kota Mataram, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurutnya, para investor yang terlibat dalam pengembangan Papa Cookies berasal dari kalangan dokter. Latar belakang tersebut membuat konsep produk yang ditawarkan benar-benar memperhatikan kualitas bahan dan kesehatan konsumen.

“Background investor kami memang banyak dari dokter, sehingga sejak awal konsepnya jelas. Kami ingin menghadirkan roti yang sehat dengan bahan-bahan berkualitas,” katanya menegaskan.

Devi mengungkapkan, keunggulan utama roti Papa Cookies terletak pada penggunaan bahan baku premium tanpa bahan pengawet serta minim penggunaan pengembang.

“Roti Papa Cookies tidak menggunakan bahan pengawet dan pengembangnya juga sangat minimal. Jadi benar-benar roti dengan kualitas ingredients premium yang kami jamin,” ucapnya.

Ia mengatakan konsep tersebut dibuat agar masyarakat yang biasanya membatasi konsumsi roti tetap bisa menikmatinya secara aman.

“Moto kami sederhana, masyarakat yang mungkin biasanya tidak boleh terlalu sering makan roti tetap bisa mencicipi roti sesekali tanpa khawatir dengan bahan pengawet atau bahan tambahan yang kurang baik,” ujarnya.

Namun menghadirkan roti tanpa bahan pengawet tentu memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait masa kedaluwarsa produk yang relatif singkat.

“Kami memang harus berpacu dengan masa expired. SOP kami sangat ketat. Kalau misalnya sudah empat hari tidak terjual, meskipun masih terlihat bagus, tetap kami tarik kembali,” katanya menegaskan.

Sejak beroperasi, Papa Cookies juga mulai menemukan pangsa pasar yang cukup stabil di Kota Mataram. Beberapa pelanggan utama berasal dari kantor pemerintahan hingga masyarakat sekitar.

“Pangsa pasar kami cukup jelas, mulai dari OPD terdekat, kantor pemerintah daerah, sampai masyarakat sekitar yang sudah menjadi pelanggan tetap,” ujarnya.

Bahkan di beberapa cabang lain, Papa Cookies mampu menjangkau pasar hingga luar daerah di Nusa Tenggara Barat seperti Sumbawa, Bima hingga Dompu.

“Kalau di cabang lain, pelanggan kami bahkan sudah sampai ke Sumbawa, Bima dan Dompu. Mudah-mudahan di Pagutan juga segera menemukan pasar yang kuat,” katanya.

Dari sisi harga, Papa Cookies menegaskan produknya dibuat tetap ramah di kantong masyarakat. Harga roti manis bahkan dimulai dari Rp8 ribu.

“Roti manis kami mulai dari delapan ribu rupiah. Untuk cake juga ada promo menarik seperti beli satu gratis satu,” ucapnya.

Ia mencontohkan beberapa paket promo yang cukup diminati masyarakat.

“Ada paket dua puluh lima ribu sudah dapat dua kotak roti, bahkan ada paket empat puluh delapan ribu dapat tiga kotak. Harga paling mahal kami sekitar enam puluh lima ribu,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada bisnis roti, Papa Cookies juga membawa misi sosial dengan memberdayakan pelaku UMKM di sekitar lokasi usaha.

“Kami selalu membuka kesempatan bagi UMKM lokal untuk bekerja sama dengan sistem konsinyasi,” katanya menegaskan.

Namun kerja sama tersebut tetap memiliki standar agar produk yang dijual terjamin kualitas dan legalitasnya.

“UMKM yang ingin bekerja sama tentu harus memiliki NIB dan sertifikat PIRT agar produknya layak dijual kepada masyarakat,” ucapnya.

Dengan konsep roti sehat, harga terjangkau, serta komitmen memberdayakan UMKM lokal, Papa Cookies optimistis dapat terus berkembang dan menjadi pilihan masyarakat.

“Di mana pun Papa Cookies berdiri, kami selalu ingin tumbuh bersama masyarakat dan UMKM sekitar,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita