Kreativitas UMKM Lombok Ubah Pisang dan Nangka Jadi Peluang Besar

  • 05 Feb 2026 19:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID., Lombok Barat - Usaha industri kecil menengah (IKM) di Lombok Barat terus menunjukkan geliat positif melalui inovasi produk berbasis potensi lokal. Salah satunya datang dari Hani Mart, unit usaha yang memproduksi keripik pisang coklat dan keripik buah nangka dengan konsep pemberdayaan petani serta tenaga kerja sekitar.

Pemilik Hani Mart, Jeri Irmansya, menjelaskan ide awal usaha tersebut lahir dari keprihatinannya melihat melimpahnya hasil pisang di Lombok yang selama ini diolah dengan cara yang relatif seragam.

“Produk pertama kami adalah keripik pisang coklat. Awalnya saya melihat suplai pisang di Lombok sangat banyak, tetapi pengolahannya masih itu-itu saja, sehingga kami mencoba menghadirkan inovasi agar keripik pisang menjadi lebih menarik dan punya nilai tambah,” kata Jeri saat ditemui RRI di tempat produksinya, Labuapi, Lombok Barat, Kamis, 5 Februari 2026.

Inovasi tersebut tidak berhenti pada satu varian. Hani Mart juga menghadirkan rasa coklat dan green tea, sekaligus menyediakan kemasan ekonomis berukuran kecil agar produk dapat dijangkau oleh semua kalangan.

“Kami sengaja membuat kemasan yang lebih ramah harga supaya bisa dinikmati semua lapisan masyarakat. Harganya berkisar dari enam ribu hingga lima belas ribu rupiah, benar-benar harga merakyat,” ucapnya.

Tak hanya fokus pada produk, Hani Mart juga membawa misi sosial dengan membuka lapangan kerja bagi warga sekitar lokasi usaha. Seluruh tenaga kerja yang terlibat berasal dari lingkungan setempat.

“Tujuan utama saya bukan sekadar usaha berjalan, tetapi bagaimana usaha ini bisa bermanfaat bagi orang banyak. Alhamdulillah, sekarang kami bisa mempekerjakan beberapa orang dan semuanya berasal dari wilayah sekitar,” katanya.

Dari sisi pemasaran, produk Hani Mart kini telah menjangkau hampir seluruh wilayah Pulau Lombok, bahkan hingga Bima dan Dompu. Di Lombok Barat, produk tersebut juga telah resmi dipasarkan melalui jaringan ritel modern.

“Untuk distribusi, produk kami sudah ada di banyak supermarket di Lombok. Di Lombok Barat sendiri sudah launching di ritel modern, dan yang paling cepat bergerak penjualannya adalah varian coklat,” ucapnya.

Selain keripik pisang coklat, keripik buah nangka juga menjadi salah satu produk dengan tingkat permintaan tinggi. Dalam satu minggu, Hani Mart mampu memproduksi sekitar seribu bungkus dengan berbagai ukuran kemasan.

“Dalam seminggu kami bisa produksi sekitar seribu pcs, baik ukuran seratus gram, lima puluh gram, maupun kemasan kecil lainnya. Semua kami produksi sekaligus,” katanya.

Menariknya, seluruh bahan baku diperoleh dari wilayah Lombok Barat, tepatnya dari Pasar Keru. Jeri menegaskan komitmennya untuk terus memberdayakan petani lokal dan menghindari pasokan dari luar daerah.

“Bahan baku kami ambil dari Lombok Barat karena tujuan utama usaha ini adalah memberdayakan petani lokal. Bahannya mudah ditemui di sini, dan kami memang ingin ekonomi daerah ikut bergerak,” ucapnya.

Rekomendasi Berita