Aturan Baru Piala Dunia 2026, Bikin Laga Makin Ketat?

  • 04 Jun 2026 06:07 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Piala Dunia 2026 hadir dengan format 48 tim dan serangkaian aturan baru yang mengubah cara tim bermain dan mengatur waktu pertandingan.

Untuk pertama kalinya, turnamen empat tahunan ini diikuti 48 negara, dibagi ke dalam 12 grup berisi empat tim dengan total 104 pertandingan sepanjang fase grup hingga final.

FIFA dan IFAB juga memperketat disiplin di lapangan, dari pembatasan aksi buang waktu, aturan pergantian pemain, sampai sanksi bagi protes berlebihan kepada wasit.

Kiper kini hanya diberi waktu beberapa detik memegang bola, sementara lemparan ke dalam dan tendangan gawang wajib dieksekusi cepat atau bola berpindah ke tim lawan.

Pemain yang diganti diwajibkan meninggalkan lapangan dalam 10 detik, dan hanya kapten yang boleh mengajukan protes resmi, sehingga kerumunan pemain di sekitar wasit terancam kartu kuning.

Dalam hal disiplin, pemain yang menutup mulut saat konfrontasi bisa diganjar kartu merah, sementara walk out massal karena protes keputusan wasit dapat membuat tim langsung dinyatakan kalah.

Agar turnamen tetap adil, akumulasi kartu kuning dihapus setelah fase grup dan setelah perempat final, sementara VAR diberi wewenang lebih luas untuk mengoreksi keputusan penting di momen krusial.

Dengan kombinasi ekspansi peserta, format baru, dan regulasi ketat soal waktu serta perilaku, Piala Dunia 2026 diharapkan menghadirkan pertandingan yang lebih cepat, bersih, dan tetap dramatis bagi penonton di seluruh dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....