BMKG Sebut El Nino Perpanjang Kondisi Kering di Sulbar
- 06 Okt 2026 15:44 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tampa Padang Mamuju menyebut El Nino memperpanjang kondisi kering di Sulawesi Barat karena hujan masih jarang terjadi.
Menjelaskan dampak El Nino, Prakirawan BMKG Tampa Padang Mamuju, Bagus Batara, menjelaskan kondisi kering itu memperburuk kualitas udara karena debu halus dan polutan dari aktivitas masyarakat lebih mudah terangkat angin.
“Kondisi saat ini memang masih cukup jarang terjadi hujan akibat El Nino, yang menyebabkan kondisi kering,” ujar Bagus saat diwawancarai melalui telepon, Senin, 5 Oktober 2026.
Partikel debu dan polutan lain dapat terbawa angin saat cuaca kering berlangsung, sehingga turut memperburuk kondisi kualitas udara di Sulawesi Barat.
Menjelaskan pergerakan polutan, Bagus Batara mengatakan kondisi kering membuat partikel di permukaan lebih mudah terangkat dan menyebar.
“Debu-debu halus ataupun polutan lain akibat aktivitas masyarakat itu sendiri juga lebih mudah terangkat dan terbawa angin,” tambahnya.
BMKG memprakirakan cuaca sepekan ke depan masih didominasi cerah hingga cerah berawan, meski berpeluang terjadi hujan ringan.
Warga diimbau menjaga kesehatan, mengurangi paparan debu saat beraktivitas luar ruangan, serta memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....