KTNA Sulbar Minta Petani Siapkan Sumber Air di Tiap Titik Kebun

  • 06 Okt 2026 15:44 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Barat, Muhammad Padil, meminta petani menyiapkan sumber air di tiap titik kebun. Imbauan itu terkait kemarau panjang yang terjadi di sejumlah kabupaten yang ada di Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan usai dialog di Kantor LPP RRI Mamuju, Selasa, 6 Oktober 2026, saat diwawancarai reporter RRI Mamuju. Ia menyebut dampak kemarau paling terasa bagi petani.

"Dan ini bakal tersulit, benar-benar terasa buat para petani khususnya, bahwa air itu sangat penting." ujar Padil saat menjelaskan kondisi petani Sulawesi Barat.

Ia menambahkan sistem kebun yang dijalankan petani saat ini perlu ditingkatkan agar lebih siap menghadapi kemarau. Sebagian kebun selama ini belum memiliki sumber air sama sekali.

"Dari yang tadinya tidak punya sumber air harus punya sumber air di tiap titik kebun," kata Padil. "Kalau tidak, hanya pasrah yang bisa dilakukan," tambahnya.

Kemarau hampir empat hingga lima bulan tanpa hujan melanda Majene dan Polewali Mandar. Petani di daerah tersebut terancam kehilangan penghasilan dan terindikasi gagal panen.

Petani dapat berkoordinasi dengan penyuluh, pemerintah setempat, atau KTNA untuk mencari solusi. Solusi itu mencakup pemilihan varietas tanaman, pendampingan, hingga pemasaran hasil panen.

KTNA siap memfasilitasi bibit cabai gratis bagi petani terdampak kemarau. Bantuan lain, seperti mulsa dan irigasi, menurut Padil menjadi urusan dinas terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....