Jalan Rusak 70 Persen, Bupati Mamasa: Warga Masih Ada Ditandu ke Puskesmas
- 22 Sep 2026 18:30 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengungkapkan 70 persen jalan di Kabupaten Mamasa masih dalam kondisi rusak dan baru 30 persen yang mantap, sehingga masih ada warga yang harus ditandu saat akan mendapatkan pelayanan kesehatan.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat di Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju, Senin 22 September 2026.
Menurut Welem, buruknya akses jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap akses pelayanan dasar, khususnya kesehatan.
“Ya hari ini kita baru dalam posisi 30 persen jalan kita yang mantap. Jadi kita berharap bahwa sisa tiga tahun ini kita bisa naikkan jadi 60 sampai 70 persen,” ujar Welem, saat diwawancara RRI
Ia mengungkapkan, hingga kini masih terdapat warga Mamasa yang harus ditandu untuk mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan akibat keterbatasan akses jalan.
“Ya, itu juga menjadi pergumulan kami bersama dengan pemerintah provinsi, bahwa itu adalah jalur provinsi,” tegasnya.
Karena sebagian akses tersebut merupakan kewenangan pemerintah provinsi, Welem berharap penanganan infrastruktur dilakukan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Ia menilai peningkatan kualitas jalan dan jembatan menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat di wilayah pelosok dapat memperoleh akses pelayanan pemerintah secara lebih layak.
“Kita berharap ada kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dalam rangka meningkatkan infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga masyarakat kita semakin merasakan hadirnya negara dan hadirnya pemerintah,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Welem juga meminta kolaborasi lintas pemerintahan diperkuat dalam menangani kemiskinan ekstrem dan pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat Mamasa.
“Kami berharap kolaborasi dalam penanganan kemiskinan ekstrem dan juga ketersediaan rumah layak huni bagi masyarakat Mamasa,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap dukungan pemerintah provinsi dapat mempercepat perbaikan akses jalan dan jembatan, terutama pada jalur yang menjadi kewenangan provinsi dan selama ini masih menjadi hambatan masyarakat dalam mengakses layanan dasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....