Produksi Terganggu akibat Kemarau, Bulog Mamuju Jamin Stok Beras Aman
- 17 Sep 2026 12:58 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Gangguan produksi pangan akibat kondisi cuaca dan kekeringan tidak langsung mengancam ketersediaan beras di Mamuju. Perum Bulog memastikan stok beras masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, bahkan diperkirakan mampu bertahan sampai musim panen tahun depan.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Mamuju, Norin Samma', mengatakan Bulog tidak hanya mengandalkan produksi beras dari daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Sebagai bagian dari jaringan pangan nasional, Bulog memiliki stok yang dapat didistribusikan ketika produksi di suatu daerah mengalami kendala.
"Bulog itu prinsipnya sebetulnya tidak hanya mengandalkan produksi dalam daerah itu sendiri. Karena kami secara nasional punya stok kurang lebih 5 juta ton," ujar Norin, saat menjadi narasumber di dialog RRI Mamuju, Rabu, 16 September 2026.
Menurutnya, gangguan produksi di daerah tetap berdampak terhadap penyerapan beras oleh Bulog. Namun, kondisi tersebut telah diantisipasi melalui penyediaan stok yang memadai.
Khusus untuk Mamuju, Bulog saat ini masih memiliki stok sekitar 3.500 ton beras. Stok tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun bantuan pangan bagi masyarakat.
Norin menegaskan, jumlah stok yang tersedia masih cukup untuk menjaga pasokan beras di Mamuju hingga penghujung tahun.
"Untuk di Mamuju sendiri kami masih cukup besar stoknya, sekitar 3.500 ton. Itu bisa untuk kebutuhan SPHP maupun bantuan pangan," katanya.
Ia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras meskipun produksi daerah menghadapi tekanan. Bulog Mamuju menyatakan stok yang tersedia diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun dan berpotensi bertahan sampai musim panen berikutnya.
"Stok itu untuk kebutuhan bantuan pangan dan juga SPHP sangat cukup sampai dengan akhir tahun, bahkan mungkin sampai panen tahun depan," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....