Maman Suherman: Buku Bisa Buka Pintu Ekonomi dan Wisata Sulbar
- 16 Sep 2026 08:34 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Dewan Editor Perpusnas Press, Maman Suherman, menyebut karya penulis lokal berpotensi membuka pintu ekonomi dan pariwisata Sulawesi Barat.
Hal itu disampaikan Maman dalam wawancara di sela Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat 2026 di Mamuju, Selasa 15 September 2026.
Menurut Maman, gerakan literasi Sulbar Mandarasi tidak hanya mendorong siswa membaca 20 buku wajib, tetapi juga menjadi jendela yang memperkenalkan kekayaan Sulbar ke dunia luar.
"Ini bisa menjadi pintu untuk tidak sekadar menguntungkan bagi penulisnya sendiri, tapi juga makin membuat orang tahu Sulawesi Barat, sehingga orang ingin tahu lebih banyak Sulawesi Barat, dan itu membuka pintu-pintu baik dari sisi ekonomi, pariwisata, dan berbagai kegiatan yang ada di Sulbar," ujarnya.
Menurut Maman, ketertarikan publik pada karya tulis lokal dapat mengarahkan wisatawan untuk mengunjungi langsung Sulawesi Barat. Ia menyebut fenomena ini sebagai putaran yang menghidupkan kembali perhatian terhadap daerah.
Ia menambahkan buku mampu menggerakkan roda perekonomian daerah jika dikelola berkelanjutan oleh semua pihak.
"Buku sebenarnya adalah putaran yang membuat kita kemudian melirik Sulbar, dan kemudian bisa melihat Sulbar jauh lebih lengkap dan menikmati Sulbar jauh lebih lengkap, dan itu bisa memutar roda perekonomian di Sulbar," katanya.
Maman mendorong pemerintah daerah turut mensubsidi penerbitan buku karya siswa sekaligus mendukung penulis Sulbar tampil di forum nasional dan internasional. Menurutnya, dukungan itu memperkuat posisi Sulbar sebagai destinasi baru berbasis literasi.
“Antusiasme peserta festival yang datang dari berbagai kabupaten membuktikan potensi besar ekosistem literasi Sulbar,” katanya
Semangat itu, kata Maman, menjadi modal dasar menghubungkan literasi dengan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Festival Literasi Provinsi Sulawesi Barat 2026 berlangsung di Mamuju dan dihadiri komunitas literasi lintas kabupaten. Maman menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa buku dapat menjadi jembatan Sulbar menuju dunia luar.
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....