Rendahnya Kunjungan Posyandu Dinilai Jadi Faktor Tingginya Stunting di Mamuju

  • 01 Sep 2026 18:41 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Pemerintah Kabupaten Mamuju menyoroti rendahnya tingkat kunjungan masyarakat ke Posyandu khusunya di wilayah perkotaan yang dinilai turut menjadi salah satu faktor tingginya kasus stunting.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, mengatakan masih terdapat Posyandu yang tingkat kunjungannya hanya mencapai sekitar 30 persen. Bahkan, Posyandu dengan tingkat kunjungan di bawah 50 persen masih banyak ditemukan, khususnya di wilayah perkotaan.

"Itu menjadi PR kita dan memang stunting juga banyak memang di wilayah Kecamatan Mamuju, Simboro, Kaluku yang padat penduduk. Jadi mungkin itu salah satu faktor juga kenapa stunting banyak karena ternyata kunjungan posyandu masih kurang," ujar Sutinah saat diwawancarai usai kegiatan Jambore Kader Posyandu tingkat Kabupaten Mamuju di Mall Matos, Selasa, 1 September 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah untuk meningkatkan minat masyarakat memanfaatkan layanan Posyandu. Pemkab Mamuju melalui Dinas Kesehatan akan menyiapkan formula agar masyarakat lebih tertarik datang ke Posyandu.

"Ini menjadi perhatian kami pemerintah melalui dinas kesehatan bagaimana membuat formula agar mereka lebih tertarik ke Posyandu. Apalagi sekarang di Posyandu mereka bukan menimbang aja, tapi layanan siklus hidup juga," katanya.

Selain itu, Pemkab Mamuju juga menyoroti masih adanya Posyandu yang belum memiliki bangunan permanen. Pemerintah daerah berencana mendorong pembangunan fasilitas Posyandu di wilayah yang belum memiliki bangunan.

"Ada juga tadi catatan bahwa masih ada berapa posyandu tidak ada bangunannya. Ini menjadi PR kami, bagaimana desa-desa atau daerah-daerah yang belum ada posyandu permanen, mungkin ke depan kita akan bangun," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....