Kekeringan Picu 3 Serangan Buaya, 2 Tewas di Mamuju Tengah Agustus 2026

  • 02 Sep 2026 07:24 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Krisis kekeringan yang melanda Mamuju Tengah dalam sebulan terakhir memicu tiga kejadian serangan buaya, dua di antaranya menewaskan korban.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Mamuju Tengah, Hamka, mengungkap hal itu dalam dialog interaktif "Halo Sulbar" di RRI Pro 1 Mamuju, Selasa, 1 September 2026.

Ia menjelaskan warga terpaksa turun ke bantaran sungai akibat kekeringan panjang yang melanda daerah itu. Kekeringan membuat warga tak punya pilihan selain mendekat ke sungai untuk kebutuhan air harian.

"Perlu kami jelaskan bahwa memang kondisi sekarang di Mamuju Tengah dalam keadaan krisis kekeringan, salah satu faktor banyaknya kejadian," ujar Hamka.

Dari tiga kejadian serangan itu, dua korban dinyatakan meninggal dunia dan satu korban berhasil diselamatkan. Hamka menyebut aktivitas warga di bantaran Sungai Budong-Budong menjadi lokasi paling ramai dikunjungi saat pagi dan sore hari.

Ia menegaskan fenomena ini baru muncul akibat kemarau, sebab sebelumnya warga jarang beraktivitas di bantaran sungai.

"Kalau sebelum-sebelumnya memang belum terjadi diterkam buaya, karena kurangnya masyarakat memang beraktivitas di bantaran sungai," katanya.

Selain Sungai Budong-Budong, Hamka menyebut Sungai Barakkang dan Sungai Tasokko juga berpotensi menjadi lokasi kemunculan buaya. Ia menambahkan habitat buaya turut terganggu oleh aktivitas warga, termasuk praktik penyetroman ikan menggunakan genset.

BPBD Mamuju Tengah telah menghimbau warga agar tidak beraktivitas sendirian dan selalu waspada saat turun ke sungai. Pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, kepolisian, dan TNI untuk sosialisasi keselamatan di titik-titik rawan.

Sebagai langkah lanjutan, BPBD memasang plang peringatan di area rawan serangan buaya sekaligus mengingatkan warga agar tidak menganggap sungai yang tampak dangkal sebagai zona aman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....