Beda Nasib, Remaja Kota di Sulbar Pilih Tunda Nikah, Desa Masih Rentan
- 28 Agt 2026 10:57 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kesadaran remaja soal usia ideal menikah di Sulawesi Barat masih terbelah tajam antara wilayah kota dan pedalaman. Fakta ini diungkap Duta GenRe Aldi J. Pawali dalam dialog interaktif Pengarusutamaan Gender di RRI Pro 1 Mamuju, Selasa, 25 Agustus 2026.
Aldi menjelaskan remaja di kota-kota besar Sulbar seperti Mamuju dan Polewali Mandar sudah cukup terpapar informasi soal dampak buruk pernikahan dini lewat media sosial. Kondisi ini berbeda jauh dengan wilayah yang sulit diakses.
"Di kota-kota besar yang dapat kita jangkau, Mamuju ibu kotanya, Polman, mereka cukup ter-influence dengan hal tersebut dan mereka cukup aware terhadap dampak buruk pernikahan dini," ujar Aldi menjelaskan kondisi di wilayah perkotaan.
Aldi menyebut tren generasi Z di kota bahkan mengikuti pola nasional yang cenderung menunda pernikahan demi menstabilkan kondisi ekonomi lebih dulu. Ia menemukan banyak remaja kota mendiskusikan hal ini secara terbuka di media sosial.
"Banyak saya temukan di TikTok mereka milih untuk memperbaiki ekonomi dulu, namun banyak saya temui di lapangan untuk tempat-tempat yang masih sulit dijangkau, di pedalaman, karena mereka belum aware," kata Aldi membandingkan dua realitas berbeda.
Menurut Aldi, kesenjangan ini terjadi karena keterbatasan akses pendidikan dan informasi di wilayah pedalaman yang membuat remaja setempat cenderung memilih menikah meski usianya belum ideal. Pembangunan yang belum merata turut memengaruhi kondisi ini.
Aldi merujuk pada standar usia ideal menikah versi BKKBN, yaitu 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki, sebagai acuan kesiapan fisik dan psikologis berumah tangga. Standar ini belum banyak dipahami di wilayah terpencil.
Aldi menegaskan Duta GenRe dan dinas terkait telah berupaya menjangkau desa-desa sulit akses lewat program sosialisasi langsung. Ia berharap kesenjangan informasi ini dapat dipersempit melalui kolaborasi berkelanjutan dengan pemerintah desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....