Karhutla Mamuju Meningkat, 24 Kejadian Tercatat hingga Agustus

  • 26 Agt 2026 21:19 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami peningkatan cukup pesat sepanjang Agustus 2026. Kondisi tersebut terjadi seiring dengan puncak musim kemarau tahun ini.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju, Randy Noertadi, mengatakan peningkatan kejadian Karhutla cukup signifikan terjadi pada Agustus. Sejumlah wilayah juga disebut menjadi titik rawan Karhutla, di antaranya wilayah Kabuloang dan Kecamatan Tapalang.

"Terdapat beberapa titik ini yang terjadi di wilayah Mamuju juga, terutama di Mamuju sendiri di Kabuloang dan ada di Tapalang juga," ujarnya saat diwawancarai di kantornya, Rabu 26 Agustus 2026.

Randy menyebut, berdasarkan data yang diterima Damkar Kabupaten Mamuju, tercatat 24 kejadian kebakaran hutan dan lahan sejak Januari hingga Agustus 2026. Kejadian terbanyak terjadi pada Agustus, dengan titik kebakaran paling banyak berada di wilayah Desa Sumare dan Rangas.

"Data yang masuk di kami itu dari Januari sampai ke Agustus ini untuk kebakaran hutan dan lahan sendiri itu sudah mencapai di 24 kejadian. Paling banyak ini di bulan Agustus ini dan titik terbanyak itu di Sumare dan Rangas," ungkapnya.

Lebih lanjut, Randy mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik kebakaran agar dapat ditangani secepatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....