Beasiswa Pemprov Sulbar Terlambat Cair, karena Dokumen Belum Lengkap

  • 20 Agt 2026 10:04 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memaksimalkan upaya percepatan pencairan beasiswa bagi mahasiswa penerima. Langkah tersebut dilakukan di tengah adanya sejumlah penerima yang mengalami keterlambatan akibat proses kelengkapan dan verifikasi dokumen.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil mengatakan, pencairan beasiswa merupakan tahap akhir dari proses panjang yang harus dilalui penerima.

Menurutnya kelengkapan dokumen mahasiswa menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi waktu pencairan. Sejumlah mahasiswa berpotensi mengalami keterlambatan apabila dokumen yang dibutuhkan belum lengkap atau masih memerlukan perbaikan.

“Pencairan beasiswa ini adalah ujung dari sebuah proses panjang,” kata Murdanil, Rabu 19 Agustus 2026.

Murdanil mengatakan , proses pemberkasan yang dilakukan Tim Beasiswa merupakan bagian dari fasilitasi untuk memastikan seluruh dokumen pencairan penerima telah lengkap dan sesuai dengan regulasi beasiswa maupun ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh belum optimalnya komunikasi antara sebagian penerima dengan Tim Beasiswa, khususnya dalam proses fasilitasi kepada pihak kampus.

“Hal ini lebih karena kurangnya komunikasi intensif dengan Tim Beasiswa untuk bisa dibantu fasilitasi ke pihak kampus,” ujarnya.

Untuk itu, Tim Beasiswa kini tengah meningkatkan komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi yang memiliki cukup banyak penerima beasiswa Pemprov Sulbar. Di antaranya UIN Alauddin Makassar, STAIN Makassar, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu menyelesaikan persoalan administrasi yang dihadapi mahasiswa, termasuk mencari solusi agar kewajiban pembayaran di kampus tidak menjadi hambatan selama proses pencairan beasiswa berlangsung.

Ia menambahkan, mekanisme beasiswa Pemprov Sulbar memiliki tantangan tersendiri karena dana beasiswa nantinya dicairkan langsung ke rekening penerima, bukan ke rekening kampus.

Murdanil menyebut proses pengelolaan beasiswa memang cenderung membutuhkan waktu karena pengawasan dilakukan secara ketat sejak tahapan seleksi hingga pencairan. Hal tersebut tidak terlepas dari penggunaan anggaran publik yang menuntut adanya akuntabilitas dalam setiap tahapan.

Murdanil memastikan berbagai persoalan yang muncul dalam proses pencairan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Pemprov Sulbar. Evaluasi akan diarahkan untuk mencegah persoalan serupa terjadi pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....