Ditjenpas Sulbar Dorong Pembangunan Lapas di Daerah Naik Kelas

  • 19 Agt 2026 14:23 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat mendorong pemerintah daerah memperkuat infrastruktur pemasyarakatan, termasuk pembangunan lapas baru dan peningkatan kelas sejumlah lembaga pemasyarakatan di Sulawesi Barat.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Barat, Said Mahdar, mengatakan kondisi kapasitas lapas dan rutan di Sulawesi Barat secara umum masih relatif terkendali. Bahkan, kelebihan kapasitas di salah satu lapas di Polewali Mandar disebut hanya sekitar 17 persen.

“Kita di sini insya Allah tidak ada overkapasitas yang luar biasa. Kalau misalnya cuma satu lapas yang ada di Polewali Mandar, itu cuma 17 persen overload-nya. Tidak sebagaimana lapas-lapas yang ada di tempat lain,” ujar Said Mahdar, saat diwawancara di Rumah Tahanan Kelas IIB Mamuu, Rabu, 19 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak menjadi persoalan besar apabila dilakukan penataan dan pembagian warga binaan sesuai kebutuhan masing-masing lapas.

Namun, Said menilai Sulawesi Barat masih memiliki keterbatasan dari sisi klasifikasi dan jenis lembaga pemasyarakatan. Hingga saat ini, Sulawesi Barat belum memiliki Lapas Kelas IIA maupun lapas terbuka.

“Kalau dalam segi overload, kita tidak ada persoalan apabila nanti kita membagikan. Karena di sini juga belum ada Lapas Kelas IIA. Misalnya di kabupaten maupun di provinsi juga belum ada,” katanya.

Selain Lapas Kelas IIA, menurut Said, keberadaan lapas terbuka dan lapas khusus narkotika juga perlu didorong untuk melengkapi sistem pemasyarakatan di Sulawesi Barat.

Ia berharap pemerintah daerah, khususnya Gubernur Sulawesi Barat bersama jajaran dan DPRD, dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas pemasyarakatan tersebut.

Said menyebut beberapa opsi yang dapat dikembangkan, di antaranya pembangunan Lapas Narkotika dan Lapas Terbuka, serta peningkatan kelas lapas yang sudah ada.

“Lapas narkotika, lapas terbuka, atau lapas-lapas dinaikkan kelas. Sehingga kalau kita melihat lapas yang ada di sini antara bumi dan langit,” pungkas Said Mahdar.

Menurutnya, penguatan sarana dan prasarana pemasyarakatan menjadi penting untuk mendukung pembinaan warga binaan sekaligus memastikan pelayanan pemasyarakatan di Sulawesi Barat berjalan lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....