Gubernur Sulbar: Masih terjadi Ketimpangan Pembangunan dan Kemiskinan di Daerah
- 18 Agt 2026 10:26 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan antar wilayah dan persoalan kemiskinan sebagai pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan secara bertahap.
Hal tersebut disampaikan Suhardi Duka usai menghadiri Acara Resepsi Kenegaraan dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Provinsi Sulawesi Barat di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin 17 Agustus 2026 malam.
Gubernur menjelaskan, esensi kemerdekaan adalah pembangunan yang merata untuk semuanya, baik sektor kesehatan maupun pendidikan. Menurutnya saat ini sektor kesehatan sudah disubsidikan untuk masyarakat, sehingga dapat terlayani di rumah sakit, demikian juga dengan pendidikan yang saat ini sudah tidak ada lagi pungutan.
"Bagi saya, esensi kemerdekaan adalah pembangunan yang merata untuk semua (for all). Di sektor kesehatan sudah for all karena semua warga kita subsidi dan terlayani di rumah sakit. Sektor pendidikan juga tidak ada lagi pungutan. Namun, persoalan kemiskinan dan ketimpangan wilayah masih menjadi PR kita bersama," ujar Suhardi Duka.
Gubernur mengungkapkan bahwa keterbatasan kemampuan anggaran daerah menjadi tantangan utama dalam menuntaskan permasalahan pembangunan secara serentak. Menurutnya Masih ada area di pelosok yang aksesnya sangat terbatas hingga barang pasokan harus dipikul.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Pemprov Sulbar mengedepankan sinergi lintas instansi serta terus mengusulkan dukungan dari Pemerintah Pusat.
"Kemampuan anggaran daerah kita terbatas untuk menyelesaikan semuanya secara menyeluruh, sehingga harus bertahap. Oleh karena itu kita berkolaborasi; Pak Danrem melalui jajarannya sudah membantu membangun kurang lebih 50 jembatan, Polda juga mengambil peran, begitu pula dari Pemprov. Semua kita kolaborasikan demi menutupi kekurangan," terangnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....