BMKG Tetapkan Siaga Kekeringan di Majene–Polman, Mamuju Waspada

  • 05 Agt 2026 16:03 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - BMKG Tampa Padang Mamuju menetapkan status peringatan dini kekeringan meteorologis dengan kategori siaga untuk Kabupaten Majene dan Polewali Mandar, serta waspada untuk Kabupaten Mamuju.

Peringatan dini ini dikeluarkan untuk periode 1–10 Agustus 2026, setelah catatan hari tanpa hujan di beberapa kecamatan di tiga kabupaten tersebut menunjukkan kondisi kemarau panjang yang berisiko mengganggu ketersediaan air dan aktivitas masyarakat.

PMG Pertama Stasiun Meteorologi Tampa Padang Mamuju, Anggie Prabowo, menjelaskan pembagian status peringatan di masing-masing wilayah terdampak.

“Untuk statusnya di Kabupaten Mamuju itu waspada, kemudian di Kabupaten Majene dan Polewali Mandar itu statusnya siaga,” ujarnya saat diwawancarai reporter RRI Mamuju, Rabu, 5 Agustus 2026.

Penetapan status waspada dan siaga dimaksudkan agar pemerintah daerah dan instansi teknis segera melakukan langkah antisipasi, mulai dari pengelolaan sumber daya air hingga penyusunan strategi menghadapi potensi kekeringan berkepanjangan di Sulawesi Barat.

Anggie Prabowo menyebut peringatan dini ini tidak hanya bersifat informasi, tetapi menjadi dasar bagi pemangku kepentingan untuk bertindak.

“Harapannya informasi ini bisa segera ditindaklanjuti oleh stakeholder yang memiliki keterkaitan,” tegasnya.

BMKG mengimbau masyarakat memantau informasi prakiraan curah hujan dan musim, menggunakan air secara bijak, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kekeringan di Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....