Temuan Kasus TBC di Sulbar Capai 2.031 Kasus

  • 03 Agt 2026 12:54 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Sulawesi Barat mencatat sebanyak 2.031 kasus tuberkulosis (TBC) berhasil ditemukan hingga awal Agustus 2026. Jumlah tersebut mencapai sekitar 41 persen dari estimasi total kasus sebesar 5.002 kasus TBC di Sulawesi Barat.

Pengelola Program Tuberkulosis Dinkes P2KB Sulawesi Barat, Harsalim, mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, pihaknya akan terus mengoptimalkan upaya penemuan kasus tuberkolosis di seluruh kabupaten.

"Pada awal Agustus ini, kita sudah mengalami sedikit peningkatan. Kita sudah berhasil menemukan sekitar 2.031 kasus. Artinya sekitar 41 persen dari estimasi yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan, Dinkes P2KB Sulawesi Barat menargetkan capaian penemuan kasus tahun ini dapat melampaui temuan tahun lalu yang mencapai 81 persen dari target, dengan sasaran akhir sebesar 90 persen dari estimasi kasus.

"Kami tetap akan terus mengenjot upaya penemuan, minimal lebih dari penemuan kita tahun lalu di angka 81 persen dari target temuan sebesar 90 persen. Kita terus berupaya untuk bisa mencapai semaksimal mungkin penemuannya," katanya.

Dinkes P2KB Sulawesi Barat mengimbau masyarakat yang mengalami gejala TBC, seperti batuk selama dua minggu atau lebih, untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....