Kasus Kekerasan Anak Marak di Mamuju, DP3A: Warga Sudah Mulai Berani Melapor
- 03 Agt 2026 15:08 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Mamuju menilai maraknya kemunculan kasus kekerasan terhadap anak di wilayahnya belakangan ini dipicu oleh makin tingginya kesadaran serta keberanian masyarakat untuk melapor ke posko layanan resmi.
Kepala DP3A Kabupaten Mamuju, Mashitah Syam mengungkapkan, peningkatan jumlah laporan kasus belakangan ini kerap dipertanyakan oleh publik. Padahal, fenomena ini menunjukkan bahwa sosialisasi perlindungan anak yang masif mulai membuahkan hasil.
"Banyak yang bertanya kenapa kasus kekerasan anak banyak muncul. Saya sampaikan, kasus itu bermunculan karena masyarakat sekarang sudah tahu ke mana mereka harus melapor, baik ke DP3A, Polsek, maupun Unit PPA Polresta Mamuju," ujar Mashitah dalam wawancaranya, Senin 3 Agustus 2026.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan beberapa tahun ke belakang. Menurutnya dulu, banyak kasus kekerasan terhadap anak yang tertutup rapat dan tidak terdata karena masyarakat menganggap peristiwa tersebut sebagai aib keluarga yang harus disembunyikan.
Namun melalui edukasi yang konsisten hingga ke tingkat desa dan kelurahan, pemikiran (mindset) masyarakat kini mulai bergeser secara positif.
"Alhamdulillah, setelah kami rutin bersosialisasi, masyarakat makin paham bahwa kekerasan terhadap anak dan perempuan adalah tindak kejahatan yang tidak boleh dibiarkan. Mereka tidak takut lagi dan tidak lagi menganggap itu sebagai aib, melainkan kejahatan yang harus dilaporkan," tegasnya.
DP3A Mamuju mengapresiasi keberanian warga serta memastikan siap memberikan pendampingan hukum dan psikologis bagi setiap korban yang melapor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....