Temuan KKN UGM, Sekda Sulbar: Jadi Masukan dalam Kebijakan Pembangunan
- 03 Agt 2026 12:57 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan menjadikan temuan dan rekomendasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat KKN-PPM Universitas Gadjah Mada UGM sebagai bahan masukan penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Junda Maulana mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, saat menerima audiensi mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulbar, Senin 3 Agustus 2026.
Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.
Junda menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang memilih Sulawesi Barat, khususnya Desa Sumare, sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Ia menilai laporan hasil pengamatan mahasiswa telah menggambarkan berbagai persoalan yang memang dihadapi masyarakat setempat.
Karena itu, ia meminta para mahasiswa tidak ragu menyampaikan temuan maupun rekomendasi yang disusun selama menjalankan KKN.
"Jangan takut dan jangan ragu menyampaikan rekomendasi. Apa yang ditemukan di lapangan silakan diungkapkan. Pemerintah justru membutuhkan masukan seperti itu sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan," ujar Junda.
Menurutnya, Desa Sumare dan Desa Tapandullu masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan meski berada tidak jauh dari pusat pemerintahan di Kabupaten Mamuju.
Ia menjelaskan, persoalan kemiskinan, stunting, dan rendahnya akses pendidikan menjadi tiga isu utama yang saling berkaitan dan membentuk lingkaran permasalahan sosial di kedua desa tersebut.
"Karena kemiskinan, kualitas kesehatan menjadi rendah. Ketika kesehatan dan kesejahteraan rendah, akses pendidikan juga menjadi terbatas. Tiga persoalan ini saling berkaitan dan harus diselesaikan secara bersama-sama," katanya.
Selain itu, Junda mengakui masih ditemukan persoalan perilaku hidup bersih dan sehat, keterbatasan sanitasi, pengelolaan sampah, hingga rendahnya motivasi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia mengapresiasi langkah mahasiswa yang tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan, kebersihan lingkungan, dan upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang ditemukan.
Menutup pertemuan, Junda meminta seluruh mahasiswa menyempurnakan hasil kajian dan rekomendasi yang telah disusun untuk kemudian diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Ia memastikan berbagai rekomendasi yang dinilai relevan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah.
"Silakan dipertajam lagi rekomendasinya, kemudian serahkan kepada kami. Hal-hal yang perlu ditindaklanjuti akan kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya bersama membangun Sulawesi Barat yang lebih baik," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....