Satgas MBG Sulbar Kaji Rencana Uji Laboratorium Berkala Limbah Dapur SPPG
- 01 Agt 2026 11:33 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Sulawesi Barat berencana melakukan pengujian laboratorium secara berkala terhadap limbah Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Koordinator Makan Bergizi Gratis Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Barat, Firazh Ahmadila, mengatakan pengawasan ke depan tidak hanya difokuskan pada kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tetapi juga pada kualitas limbah yang dihasilkan oleh setiap SPPG.
"Saat ini fokus utama kami tidak hanya terkait dengan pengawalan adanya pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan juga adanya fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di SPPG. Namun bagaimana akan kami kaji nantinya ke depan, bagaimana supaya limbah-limbah yang ada di SPPG itu dilakukan pengujian berkala," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Jumat, 31 Juli 2026.
Ia menjelaskan, ketentuan mengenai pengelolaan limbah sebenarnya telah diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 276 Tahun 2025. Namun, ke depan Satgas MBG akan mengkaji agar hasil pengolahan limbah dari IPAL dapur SPPG dapat diuji secara berkala di laboratorium yang terakreditasi.
"Sebenarnya melalui Kepmen LH 276 tahun 2025 itu sudah ada sebenarnya, namun hanya saja saat ini kan fokusnya hanya SPPG ada IPAL-nya. Tapi bagaimana nantinya hasil uji limbah dari IPAL itu bisa diuji di lab yang terakreditasi," katanya.
Firazh menambahkan, rencana tersebut masih akan dikaji bersama Badan Gizi Nasional. Meski demikian, Satgas MBG memastikan pengawasan terhadap seluruh SPPG akan terus dilakukan agar pelayanan kepada penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis tetap berkualitas.
"SPPG-SPPG ini akan senantiasa dilakukan pengawasan agar supaya pelayanan kepada penerima manfaat MBG itu bisa semakin berkualitas nantinya," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....